Suara.com - Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat DPR Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan dana aspirasi untuk daerah pemilihan anggota DPR yang diusulkan naik menjadi Rp20 miliar tiap anggota dewan per tahun, sangat rawan penyimpangan dalam penggunaannya.
"Jadi itu semua cacat pikir (yang ingin ada dana aspirasi). Makanya kita di sini untuk meluruskan biar kembali menjadi normal pikir," ujar Viktor di DPR, Senin (15/6/2015).
Anggota Komisi I DPR menambahkan walaupun nantinya Fraksi Nasdem kemungkinan kalah suara dengan fraksi-fraksi pendukung kenaikan dana aspirasi, hal itu tidak jadi soal. Sebab, kata dia, yang terpenting fraksi sudah berupaya mencegah agar permintaan tersebut tidak masuk RAPBN 2016.
"Mungkin di rapat paripurna kita (Fraksi Partai Nasdem) akan kalah karena menolak pengajuan dana aspirasi, tapi tidak apa-apa," katanya.
Viktor mendesak pemerintah menolak permintaan penambahan dana aspirasi dan melihat Pasal 78 dan 80 huruf J yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MD3, dimana intinya anggota dewan harus memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakili.
Dana aspirasi sangat bertentangan dengan dua pasal tersebut. Untuk itu, pemerintah yang akan dilobi DPR agar setuju memasukkannya ke RAPBN, agar menolak.
"Pemerintah harus bersikap dan pemerintah untuk menolak hadir dalam membahas (dana aspirasi)," kata Viktor.
Tag
Berita Terkait
-
Fraksi Nasdem Tolak Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR
-
Pro Kontra Dana Aspirasi Rp20 M Per Anggota DPR, Setya: Nanti Ya
-
Dana Aspirasi Rp20 M, Siapa Pastikan Program Anggota DPR Layak?
-
Awas, Dana Aspirasi Bisa Dijadikan Ajang Pencitraan Anggota DPR
-
Soal Dana Aspirasi, DPR Dinilai Dahulukan Hak Ketimbang Fungsi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Guru Honorer Ngadu ke DPR: Sulit Masuk Dapodik hingga Jadi Kurir Laundry Demi Tambah Penghasilan
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah
-
Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
KPK Panggil Eks-Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Kasus Korupsi DJKA Jatim Makin Memanas!
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Tak Terima Diminta Jubir KPK untuk Fokus Jalani Sidang, Noel: Juru Nyinyir!
-
Ngaku Cuma Mengingatkan Tapi Dapat Respon Negatif dari Purbaya, Noel: Sekelas Menteri Saja Idiot!