Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso belum berani menduga-duga apakah dana aspirasi untuk anggota DPR yang totalnya mencapai Rp11,2 triliun itu nanti dikorupsi anggota dewan.
"Jangan menduga-duga, karena itu ada tujuannya. Kalau tujuannya positif, tidak apa-apa. Selama ini kan persoalannya karena ada penyimpangan, ada niat yang tidak baik. Kalau dilakukan dengan baik, insya Allah nggak ada masalah," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015).
Menurut dia DPR sebagai lembaga negara esensinya baik. Selama ini yang mengakibatkan citra parlemen itu buruk karena oknum-oknum wakil rakyatnya yang korup.
"Kita jangan bicara lembaga, tapi orang perorang. Karena lembaga itu pasti baik," ujarnya.
Dia berpandangan anggota dewan harus diberi kepercayaan karena mereka adalah wakil rakyat, mewakili aspirasi rakyat.
"Kalau sama orangnya kita harus percaya dong, itu kan wakil rakyat. Tapi kalau bicara oknum (anggota DPR), itu lain soal," katanya.
Seperti diketahui, dalam rapat paripurna yang dihadiri 315 dari 560 anggota DPR dan dipimpin Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, Selasa (24/6/2015), hanya tiga fraksi yang menolak pengesahan peraturan tentang tata cara pengusulan program pembangunan dapil. Ketiga fraksi adalah Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, dan Fraksi PDI Perjuangan.
Usulan program tersebut meliputi penganggaran dana untuk pembangunan dapil atau yang disebut dana aspirasi Rp20 miliar per anggota dewan. Jika dikalikan 560 anggota DPR yang ada, estimasi total dana aspirasi mencapai Rp11,2 triliun.
Dana ini belum masuk APBN 2016. Presiden Joko Widodo memberi sinyal menolaknya. Saat ini, DPR sedang melobi pemerintah agar memasukannya ke dalam anggaran tahun depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar