Suara.com - Pertemuan yang mengharukan antara Margriet Christina Megawe (Margaret) dan kedua putrinya yaitu Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe.
Sekitar 10 menit itu ibu dan anak saling melepas rindu, dan saling menguatkan satu sama lain.
Yang pertama Yvonne berbicara kepada Margaret melalui telepon sel, dia mengatakan harus kuat menghadapi apa yang terjadi.
"Mommy harus berjanji kepada kami, kalau mommy kuat," jelas Yvonne, yang berbicara dengan berbahasa Inggris dibalik kaca jeruji rumah tahanan Polda Bali, Denpasar, Jumat (26/6/2015).
Kedua putri Margaret itu juga mengatakan, sangat rindu kepada ibunya, dan sangat sayang kepada Margaret. "I Miss you Mommy, will be strong mommy, "ungkap Christina.
Dua perempuan keturunan bule Amerika itu menangis tersedu-sedu setelah melihat ibunya berada di dalam sel.
Margaret pun juga terlihat menangis bertemu dengan kedua anaknya itu. Seperti diketahui bahwa Margaret menjadi tersangka atas kasus penelantaran anak angkatnya yaitu Engeline Margriet Megawe (Angeline).
Margaret ditangkap dan ditahan sejak pada Minggu 14 Juni 2015 lalu. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap