Suara.com - Para pemimpin dunia mengecam serangkaian serangan yang diduga dilancarkan militan di tiga negara, yakni Prancis, Kuwait, dan Tunisia. Puluhan orang tewas dalam serangan tersebut.
Gedung Putih mengungkapkan solidaritas dan bersumpang akan memerangi terorisme dan menawarkan dukungan bagi ketiga negara tersebut.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon juga mengecam keras serangan-serangan tersebut. Ban menegaskan bahwa mereka yang bertanggung jawab harus diseret ke meja hijau.
Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa serangan ini dikoordinasi sebelumnya. Namun yang jelas, beberapa hari yang lalu, kelompok ISIS mendorong para pendukungnya untuk meningkatkan serangan di bulan Ramadan.
Satu orang ditemukan terpenggal di sebuah pabrik gas di Prancis bagian tenggara, sementara di Tunisia, beberapa orang bersenjata menghabisi sedikitnya 37 orang di sebuah resor wisata pantai yang dipadati turis asal Eropa. Sedikitnya lima orang turis Inggris menjadi korbannya.
Dua puluh lima orang lainnya tewas dalam bunuh diri di Kuwait. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. (CNA)
Tag
Berita Terkait
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
Serangan Drone Iran Hantam Area Konsulat AS di Dubai
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dewan Perdamaian Lumpuh: Pembicaraan Tertunda Akibat Perang Iran
-
Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
-
38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total
-
Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon
-
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
-
Korban Jeffrey Epstein Dapat Ganti Rugi Rp550 Miliar
-
Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon