Suara.com - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Jumat (3/7/2015) pukul 12.00 waktu Indonesia barat secara resmi menutup waktu pendaftaran bagi para calon pimpinan KPK periode 2015-2019.
Hingga hari terakhir pendaftaran ini, Tim Pansel mencatat terdapat 538 pendaftar yang siap mengikuti seleksi Capim KPK Jilid IV.
"Sampai saat ini yang tercatat 538 pendaftar. Tapi prosesnya masih terus berjalan hingga saat ini. Jadi finalnya baru kita tahu nanti sore," kata Ketua Pansel Capim KPK, Destry Damayanti saat dikonfirmasi.
Namun, menurut Destry, dari jumlah tersebut, sebagian besar belum menyerahkan dokumen administrasi yang diperlukan. Masih ada lebih dari separuh pendaftar tersebut belum melengkapi, sehingga Pansel masih menunggu kelengkapan administrasi itu sampai hari ini.
"Masih banyak yang belum. Sekitar 54 persen lebih belum lengkap," jelasnya.
Dia menegaskan, jika para pendaftar yang belum juga melengkapi berkas pendaftarannya pada hari terakhir ini, Pansel tak akan lagi memperpanjang waktu pendaftaran seperti sebelumnya.
"Kan kemarin sudah kita undur waktunya. Jadi kalau mau melengkapi dokumen yang kurang, harus hari ini," kata Destry.
Lebih lanjut, Destry mengakui bahwa nama-nama yang telah melengkapi berkas pendaftaran tersebut sudah cukup sesuai dengan harapan Pansel. Pasalnya, para pendaftar dinilai sudah dari latar belakang keilmuan yang beragam.
"Cukup heterogen. Kita dapat mereka dari latar belakang yang berbeda-beda. Jadi ini sesuai dengan ekspektasi kita. Sesuai dengan yang diharapkan," tutupnya.
Seperti diketahui, pendaftaran seleksi Capim KPK ini akan ditutup pada 3 Juli 2015. Kemudian, Pansel langsung akan mengumumkan nama-nama pendaftar yang lolos seleksi administrasi melalui press conference dan situs www.setneg.co.id pada 4 Juli 2015.
Kemudian masyarakat dapat langsung menanggapi nama-nama yang lolos seleksi administrasi Capim KPK Jilid IV akan dibuka selama sebulan, dari 4 Juli hingga 3 Agustus 2015.
Tag
Berita Terkait
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
KPK Selidiki Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing
-
KPK Buka Suara, Viral Para Tahanan Ada di Bandara Lengkap Atribut Rompi Oranye
-
KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!