Suara.com - Pelukis Ugo Untoro kaget dengan aksi temannya asal Ceko berinisial J yang menumpahkan cat warna merah ke Tugu Yogyakarta, tugu simbol kebanggaan warga Yogya.
Nama Ugo Untoro terkait aksi itu karena perempuan asal Ceko tersebut menyebut namanya sebelum dibawa ke kantor polisi.
"Saya tahunya dari polisi yang kemarin datang nunjukin foto dia dan tanya kenal orang ini nggak, saya bilang iya itu teman saya, kaget saya kok dia begitu, kalau tembok biasa sih nggak masalah, lah ini Tugu, simbol Yogya," kata Ugo Untoro kepada Suara.com, Senin (6/7/2015).
Ugo mengaku mengenal J sekitar tiga atau empat tahun yang lalu.
"Ketemu pertama pas di pameran art galery, dia pernah main ke studioku, tapi ya nggak ngapa - ngapain, ngobrol biasa saja soal negaranya soal lukisan," kata Ugo.
Ugo menegaskan dia dan J tidak punya hubungan spesial, bahkan dia mengaku jarang bertemu dengannya.
Ugo mengungkapkan sebelum aksi kemarin, J memang sempat meminta Ugo datang ke rumah J.
Bule tersebut merasa Ugo sudah mengganggu kehidupannya.
"Kata orang - orang sih dia suka sama aku, tapi aka nggak bisa, dia ngomongnya kalau aku ganggu hidupnya dan privasinya terganggu sama aku, terus dia minta ketemu di rumahnya, tapi aku minta dia jelasin, aku minta tolong sebutin 1 saja contohnya kalau aku mengganggu hidupnya, tapi dia nggak bisa, ya udah aku nggak mau ketemu wong ketemu saja jarang kok," kata Ugo.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Yogyakarta Komisaris Polisi Dodo Sik mengatakan J tidak ditahan karena tindakan yang dilakukanya hanya tindak pidana ringan.
"Yang bersangkutan kita jerat dengan Perda tahun 2012 tentang kebersihan Kota Yogyakarta jadi yang bersangkutan kita sangkakan dengan tipiring (tindak pidana ringan)," kata Dodo Sik.
Dodo Sik menambahkan rencananya kasus J akan disidangkan pada Kamis mendatang di Pengadilan Negeri Yogyakarta.
Kepada polisi, J mengaku melakukan aksi menumpahkan cat berwarna merah ke Tugu Yogyakarta demi cari perhatian Ugo. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Lolos dari Dakwaan TPPU, Eks Petinggi Wilmar Muhammad Syafei Divonis 6 Tahun Penjara atas Suap Hakim
-
Soroti Pasal 5 NATO dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, SBY: Situasi Saat Ini Very-very Dangerous
-
Satu Lagi Lapangan Padel Bodong Disegel, Kini Giliran di Jakarta Selatan
-
Prabowo Undang Mantan Presiden-Wapres ke Istana Malam Ini, Dasco Ungkap Tiga Agenda Utamanya
-
Vonis Korupsi Minyak Pertamina Dinilai Terlalu Ringan, Kejaksaan Agung akan Ajukan Banding
-
Di Mana Netanyahu saat Perang Israel vs Iran? Wing of Zion di Berlin, Keberadaannya Dipertanyakan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
-
FSPMI dan Partai Buruh Bakal Gelar Aksi di Kemenaker, Tolak Impor Mobil Pikap dari India
-
Menlu AS Sebut Amerika Serikat Serang Iran Karena 'Pengaruh' Israel