Suara.com - Usai menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari Rabu (22/7/2015), Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho merasa yakin dirinya tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi suap yang dilakukan oleh M. Yagari Bastara Guntur alias Gerry kepada tiga hakin dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Hal itu disampaikan oleh pengacara Gatot, Razman Arif Nasution. Razman menambahkan, istri Gatot, Evy Susanti juga tidak terlibat dalam kasus yang menjerat Pengacara Kondang Otto Cornelis Kaligis tersebut.
"Tadi Pak Gubernur ditanya dengan 28 pertanyaan, dan intinya Pak Gubernur merasa yakin bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus suap hakim, begitu juga dengan ibu Evy Susanti," kata Razman di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Sementara itu, Gatot sendiri yang berada di samping Razman tak sedikitpun memberikan keterangan kepada wartawan. Dirinya hanya tersenyum dan membiarkan pengacaranya yang berbicara.
Atas aksi bungkam Gatot, wartawan pun meminta Razman untuk memberikan kesempatan agar Gatot berbicara.
"Kami meminta Pak Gatot yang berbicara, karena dia yang diperiksa," minta wartawan.
Menanggapi permintaan tersebut, Razman menegaskan bahwa Gubernur Sumatera Utara tersebut sudah lelah dan sudah mempercayakan semuanya kepada dirinya.
"Pak Gubernur sudah lelah, tolong dihargai dan jangan dipaksakan, semuanya sudah dilimpahkan kepada saya," kata Razman.
Gatot dipanggil oleh penyidik KPK untuk mendalami dugaan keterlibatannya dalam kasus suap hakim di wilayahnya. Pemeriksaan pada hari ini merupakan kelanjutan dari panggilan kedua yang dilayangkan KPK untuknya, sebab pihak Gatot mengaku panggilan pertama lembaga antirasuah tersebut tidak sampai pada mereka.
Seperti diketahui, kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga hakim, satu panitera, dan pengacara yang diduga sedang melakukan transaksi penyuapan. Dalam OTT tersebut, Tim Satgas KPK menangkap Gerry yang diketahui merupakan pengacara anak buah O.C Kaligis, hakim Ketua PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro, dua hakim anggota PTUN Medan, Dermawan Ginting dan Amir Fauzi, dan panitera PTUN Medan Syamsir Yusfan.
Dalam pengembangannya, untuk menelusuri keterlibatan pihak lain, KPK pun menetapkan O.C Kaligis sebagai tersangka, karena diduga sumber uang yang diberikan Gerry berasal dari kantornya.
Berita Terkait
-
Tak Hadir Lagi di Sidang Sengketa Tambang Nikel Haltim, Dirut PT WKS Pura-pura Sakit?
-
Sidang Sengketa Tambang Nikel Halmahera Timur: Saksi Kunci Kembali Mangkir
-
OC Kaligis Sebut Sidang Sengketa PT WKM dan PT Position Penuh Rekayasa, Ini Alasannya
-
Kuasa Hukum PT WKM Nilai Dakwaan Jaksa Lemah, Sengketa Patok Tambang Dinilai Bukan Pidana
-
Sidang Sengketa Tambang Nikel Halmahera, OC Kaligis 'Skakmat' Jaksa Pakai Saksi Mereka Sendiri
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang