Suara.com - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menyelidiki kemungkinan keterlibatan petugas Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Cirebon, Jawa Barat, terkait peredaran kasus terpidana bernama Sofian yang masih bisa mengendalikan perdagangan narkoba dari dalam penjara.
"Serahkan dalam penyelidikan, kami akan kembangkan ke sana. Keterkaitan pihak lapas sedang kami tindak lanjuti kok," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
Selama ini, muncul dugaan petugas lapas sebenarnya tahu kegiatan Sofian.
"Justru itu kami telusuri," ujarnya.
Mengenai apakah sabu yang dikendalikan Sofian juga diproduksi dari Lapas, soal itu Budi Waseso mengaku belum tahu pasti.
Menurutnya, umumnya bahan pembuatan sabu diimpor dari luas negeri, lalu diracik di dalam negeri.
"Belum kami ketahui. Sabu ini macam-macam, jadi ada lima bahan yang dimasukkan ke Indonesia, setelah itu baru diramu. (pabriknya) kami akan telusuri," katanya.
Sofian dijemput dari lapas menggunakan helikopter VVIP milik Polri oleh Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri.
Sofian dijemput untuk diperiksa di Mabes Polri menyusul penangkapan Reza Alexander Prawiro, cucu bekas Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Radius Prawiro, dalam kasus narkoba. Reza ditangkap bersama dua rekannya.
Sofian dijerat Pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 12 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun lebih kurungan penjara.
Berita Terkait
-
Cucu Eks Menteri TSK Narkoba, Kabareskrim: Sofian Pemain Lama
-
Kurir Sabu untuk Cucu Menteri Radius Prawiro Ditangkap
-
Mantan Pacar Ditangkap, Luna Maya: Dia Harusnya Dewasa
-
Helikopter VVIP Penjemput Gembong Narkoba Biasa Dipakai Kapolri
-
Gembong Narkoba Dijemput Helikopter dari Lapas, Ini Penampakannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal