Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan dimintai keterangan lagi oleh Pansus Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan RI DPRD terkait hasil audit BPK terhadap APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2014.
Menanggapi hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak mempermasalahkannya. Pada saat penyusunan serta pembahasan APBD 2014, Djarot tidak turut serta. Sebab Djarot baru dilantik pada 17 Desember 2014.
"Nggak apa-apa (Pak Djarot dipanggil). Makanya saya bilang terserah mereka lah," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8/2015).
Sebelumnya, Senin (7/8/2015), Djarot telah dimintai keterangan terkait pengawasan dan pengendalian kerjasama pemanfaatan aset tanah seluas 30,88 hektar di Mangga Dua dengan PT. DP Lemah dan tidak menjamin keamanan aset pemerintah Pemprov DKI.
Pada Selasa (11/8/2015) nanti, Djarot dijadwalkan dipanggil dalam kasus pengadaan tanah di Rumah Sakit Sumber Waras yang tidak melalui prosedur sehingga berindikasi merugikan keuangan daerah senilai Rp191,33 miliar.
Terkait pemanggilan tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga ketua Pansus BPK Triwisaksana menerangkan alasan pemanggilan yang bertujuan kepada Wagub DKI merupakan peraturan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri.
"Sesuai Permendagri, tim tindak lanjut pemerintah daerah itu dipimpin Wagub sebagai penanggungjawab didampingi inspektorat, Pak Lasro," katanya.
"Jadwalnya hari Selasa (11/8) undang lagi Pak Wagub dan Lasro, SKPD terkait berkaitan dengan temuan lahan di Sumber Waras. Ini banyak pihak yang nanti akan diundang, Dinas Kesehatan, Bappeda, kemudian juga Wali Kota Jakarta Barat, juga Dinas Pelayanan Pajak terkait dengan NJOP," Triwisaksana menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan