Suara.com - Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengaku kaget mengetahui ada warganya yang bernama Heri Akhmad Rivai (55) datang ke Jakarta untuk berniat menjual ginjal.
Heri sempat aksi di Bundaran Hotel Indonesia beberapa waktu lalu dengan membawa kertas bertuliskan 'Saya mau menjual ginjal untuk biaya kuliah putri saya'.
"Saya tercengang ya mendengar berita itu (warga Tasik mau menjual ginjal), di Jakarta lagi, kemudian saya datang ke rumahnya dan memberikan solusi," ujar Uu di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (8/8/2015).
Sebelumnya, Heri yang merupakan warga Kampung Mekarsari RT 001/002, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, itu beralasan tujuan penjualan ginjalnya itu lantaran desakan ekonomi. Hasil penjualan tubuh tersebut nantinya akan dipakai untuk biaya kuliah putrinya, Dindi Intan Pertiwi.
Setelah adanya aksi tersebut, membuat pihak Tasik akhirnya membantu perekonomian keluarga Heri. "Alhamdulillah apa yang diperlukan oleh dia semua kita bantu semuanya, artinya anak yang pertama, dan yang kedua kita biayai sampi tamat, dan istrinya juga kita bantu pindah mengajarnya dari tempat yang jauh kita pindahkan ke dekat rumah, agar biayanya sedikit," jelas Uu
Uu juga memastikan Heri batalkan niat jual organ ginjal setelah ada masukan dari politisi PPP tersebut. "Ya, dia emang karena faktor ekonomi, tapi saya katakan itu haram hukumnya (menjual organ tubuh), dan dia juga nggak tahu katanya, dan sudah saya kasih tahu. Dan keperluanya sudah saya kasih bantuan, dan akhirnya dia sadar sampai nangis-nangis dianya," terang Uu.
Putri Heri, Dindi, saat ini sedang kuliah semester 5 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Administrasi Negara, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia