Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan hadiah spesial di HUT ke-70 Republik Indonesia. Hadiah tersebut berupa adanya perekrutan 32.352 pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) dan pekerja harian lepas (PHL) kebersihan DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap, setelah adanya petugas kebersihan yang jumalnya banyak itu mampu mewujudkan 'Jakarta Baru' yang terbebas dari sampah.
"Saya harap di ulang tahun ke-70 ini, kita mulai sebuah babak baru, Jakarta betul-betul bebas dari sampah. Dari sampah-sampah yang kecil-kecil, di gang kecil sampai ke selokan harus bersih," ujar Ahok dalam sambutannya ketika menjadi inspektur upacara pada apel Pekerja PPSU dan PHL Tahun 2015, di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengharapkan kepada para pekerja PPSU dapat bekerja secara kompak. Selain itu tidak memeta-metakan daerahnya masing-masing.
"Saya nggak mau ada istilah satu hari, satu jam ada istilah Jakarta kotor, semua harus dibagi pekerjan dengan baik, istilahnya nggak boleh ada 1 puntung rokok di Jakarta, harus dipungut semua dibersihkan dan semua harus kompak," jelas Ahok.
"Lurah, camat adalah pengelola istilah manager semua wilayah, jadi saudra (pekerja PPSU dan PHL kebersihan) seperti orang yang memperhatikan wilayahnya. Ini ulang tahun dari Jakarta (ke Indonesia) yang ke-70," Ahok menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan