Suara.com - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menunggu naskah usulan Panitia Khusus (Pansus) PT Pelindo II untuk dibahas bersama pimpinan DPR dan akan dilanjutkan dengan pandangan setiap fraksi.
"Biarkan barang ini masuk, baru dilaksanakan pada tingkat pimpinan. Toh nanti diselesaikan dalam ranah perundang-undangan dikembalikan kepada fraksi, baru kita tahu apa pendapat fraksi ada fraksi dari mana saja yang setuju atau tidak," ujar Agus di DPR, Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Dia menambahkan, yang terpenting sekarang adalah menaikkan sektor ekonomi. Sebab, masalah ekonomi belakangan ini kurang baik.
Politisi Demokrat ini menyebut, pembentukan Pansus Pelindo II ini memang bertujuan membenahi Pelindo suapaya lebih bersih. Namun, saat ini ada proses hukum yang sedang ditangani kepolisian. Karenanya, dia mengatakan harus menghargai proses hukum yang sedang berjalan ini.
"Tentunya yang paling adalah kita menaikkan sektor ekonomi, dalam hal ini bisa saja Pelindo ini bisa menaikkan sektor ekonomi, namun di situ ada tindak pidana yang dalam hal ini dicurigai ada tindak pidana korupsi, tentunya mesti diusut secara tuntas. Siapa yang mengurus tentunya diserahkan kepada aparat yang berwajib, siapa yang ahlinya tentunya ya KPK, BPK, Polisi dan Kejaksaan, itu tentunya yang ahlinya," ujar dia.
Seperti diberitakan, Bareskrim Polri sudah menggeledah kantor Dirut PT Pelindo II R.J. Lino terkait dugaan korupsi proyek mobil crane.
Penggeledahan tersebut menjadi polemik besar setelah Lino memprotes tindakan polisi itu ke Presiden Joko Widodo yang disampaikan lewat Sofyan Djalil.
Berita Terkait
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer
-
Eko Patrio dan Keluarga 'Siap' Kembali ke Rumah, Pasca Penjarahan 6 Bulan Lalu
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi