Suara.com - Pelaku pencabulan terhadap 26 orang anak berusia belasan tahun di Jalan Pejuang 4, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Syanwani alias Iwan (46) punya senjata khusus untuk membungkam korban agar tidak melapor kepada orang tua mereka.
Pelaku menggunakan keris untuk mengancam anak-anak yang tidak bisa diatur olehnya.
"Katanya dia punya senjata berupa keris, agar anak-anak tidak melaporkan kejadian tersebut kepada orang lain," kata Ketua RW 04 Kelurahan Kepala Gading Timur, Bahrudin Alwi saat dihubungi, Jumat (11/9/2015).
Menurut bahrudin, saat pelaku ditangkap polisi, keberadaan keris tersebut tidak diketahui.
"Tapi sejauh ini, saya belum tahu, keris itu ditaruh dimana. Bisa saja itu sebuah kayu untuk menakuti anak-anak, kalau disimpan di musala pasti didapat sama pengurus musala," kata Bahrudin.
Seorang warga setempat yang tidak bersedia disebutkan namanya memastikan kalau pelaku pencabulan memang memiliki keris.
"Dia itu kan dulunya pernah membunuh orang, memperkosa orang, dia itu punya santet, agar anak-anak tidak ceritain, makanya anak-anak takut," salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya saat ditemui di lokasi, Kamis (10/9/2015).
Iwan sudah ditahan oleh pihak kepolisian sektor Kelapa Gading, setalah ditangkap pada Selasa(1/9/2015) malam lalu. Saat ini pun kasusnya sudah diurus oleh pihak Polres Metro Jakarta Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk
-
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS
-
Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi
-
Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita