Suara.com - Sejumlah warga Gorontalo sangat merasakan getaran gempa bumi dengan kekuatan sekitar 5,6 skala richter (SR), yang terjadi pada Minggu (13/9/2015) pagi pukul 09:13:15 wita.
"Getaran ini sangat kuat, tapi tidak tahu lokasi detilnya gempa itu," kata Yadi, salah satu warga Kota Gorontalo.
Getaran yang terjadi sekitar satu menit itu, membuat beberapa warga harus keluar rumah.
Bahkan sejumlah pengemudi kendaraan baik roda dua dan roda empat, harus menghentikan sementara kendaraannya untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.
Berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi dengan magnitude 5,6 SR sekitar 54 km Barat Daya Kabupaten Bolmong Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.
Kabupaten Bolmong Selatan berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo, dengan kedalaman gempa sekitar 124 km.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Sejauh ini tidak ada laporan terjadi kerusakan akibat dampak gempa itu, dan warga Gorontalo langsung menjalankan aktifitasnya seperti biasa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
-
Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia
-
Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat
-
Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara
-
Qodari: Pemilihan Logo HUT ke-81 RI Cerminkan Perhatian Pemerintah dalam Hormati Pilihan Publik