Suara.com - Kekeringan dan kesulitan air bersih di wilayah Kabupaten Sukabumi semakin parah. Itu membuat Polres Sukabumi Kota mengerahkan mobil anti huru-hara jenis water canon ke Desa Bencoy untuk menyalurkan air bersih.
"Kami sengaja menurunkan mobil water canon ini untuk membantu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dalam menyalurkan air bersih ke sejumlah daerah yang warganya kesulitan mendapatkan air bersih," kata Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Diki Budiman di Sukabumi, Senin (21/9/2015).
Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas menjadi lokasi pengiriman karena warga di daerah itu. Di sana sudah empat bulan kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. Walaupun wilayah Desa Bencoy ini masuk Kabupaten Sukabumi, tetapi masih di bawah wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Program dalam membantu pendistribusian air bersih kepada masyarakat ini sudah direncanakan jauh hari. Salah satunya memanfaatkan fasilitas milik Polres Sukabumi Kota seperti mobil water canon yang tidak hanya fungsinya membubarkan massa. Tetapi juga bisa untuk program kemanusiaan seperti penyaluran air bersih ke sejumlah tempat.
"Musim kemarau panjang ini banyak sumur warga yang kekeringan sehingga warga memanfaatkan sumber air yang masih tersedia tetapi tidak mencukupi untuk kebutuhan rumah tangganya, sehingga kami mencoba membantunya dengan cara menyalurkan air bersih," tambahnya.
Diki mengatakan sumber air yang digunakan untuk penyaluran berasal dari PDAM Kota Sukabumi. Tapi ternyata sumbernya air sudah mulai mengering sehingga untuk menambah pasokan air pihaknya memanfaatkan suber air di kaki Gunung Pangranggo yang kualitas airnya bagus dan bersih serta bebas dari pencemaran.
Sementara Kepala Bidang Kedararuratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Susilo sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk bersama-sama menyalurkan air bersih ke sejumlah titik yang kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satunya bekerjasama dengan pihak Polres Sukabumi Kota. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo