Suara.com - Sebanyak 21 pebulutangkis utama Indonesia akan bertanding dalam tiga turnamen di Eropa. Ketiga turnamen tersebut yaitu Denmark Terbuka 2015, Prancis Terbuka 2015, dan Bitburger Bulutangkis Terbuka 2015.
"Persiapan pemain cukup baik. Para pemain yang berlaga akan berangkat ke Denmark pada 10 Oktober 2015," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Rexy Mainaky, dalam konferensi pers di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Jumat (9/10/2015).
Atlet-atlet yang mewakili Indonesia pada nomor tunggal putra antara lain Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, dan Andre Kurniawan Tedjono. Rinciannya, Tommy dan Hayom akan bertanding di ketiga turnamen tersebut, sedangkan Andre hanya akan berlaga di Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka.
Lalu pada nomor tunggal putri, Indonesia menempatkan Linda Wenifanetri dan Maria Febe Kusumastuti untuk ketiga turnamen. Sedangkan untuk nomor ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi akan berlaga di Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka.
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akan mewakili Indonesia di nomor ganda putri di Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka. Sementara Pia Zebadiah Bernadeth/Variella Aprilsasi Putri Lejarsar mewakili Indonesia di nomor ganda putri pada Prancis Terbuka dan Bitburger Bulutangkis Terbuka.
Sedangkan pada nomor ganda campuran, Indonesia menempatkan empat pasangan, yaitu Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Tontowi/Liliyana akan bertanding di Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka, sedangkan Praveen/Debby bertanding di ketiga turnamen. Riky/Richi hanya akan mengikuti turnamen Denmark Terbuka, sementara Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja berlaga di Prancis Terbuka dan Bitburger Bulutangkis Terbuka.
Rexy menyatakan, PBSI menargetkan Indonesia dapat meraih juara terutama di nomor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran di Denmark Terbuka 2015. Pihaknya memberikan perhatian khusus terutama pada nomor ganda campuran.
"Praveen/Debby sudah cukup baik ketika berlaga di Thailand Terbuka, dan bisa menjadi back up bagi Tontowi/Liliyana seandainya mereka tidak bertemu di babak awal," kata peraih medali emas nomor ganda putra di Olimpiade Atlanta 1996 tersebut.
Turnamen Superseries Premier Denmark Terbuka, Superseries Prancis Terbuka dan Grand Prix Bitburger Bulutangkis Terbuka sendiri juga menjadi ajang pengumpulan poin bagi atlet-atlet Indonesia untuk merebut tiket ke Olimpiade Rio 2016. Untuk diketahui, Denmark Terbuka akan berlangsung di Odense pada 13-18 Oktober 2015, lalu Prancis Terbuka di Paris pada 20-25 Oktober 2015, diikuti kemudian Grand Prix Gold Bitburger Bulutangkis Terbuka di Saarbruecken, Jerman, pada 27 Oktober hingga 1 November 2015. [Antara]
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya