Suara.com - Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah terkait penetapan tersangka kepada Gubernur Sumatera Utara (nonaktif) Gatot Pujo Nugroho. Menurut Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Widyopramono, dirinya belum memberikan status tersangka kepada Gatot.
"Saya selaku Jampidsus belum pernah menetapkan Gatot sebagai tersangka," ujar Widyo, dalam konferesi pers di Kejagung, Jakarta, Jumat (23/10/2015).
Widyo menuturkan, ketika menangani kasus perkara korupsi, pihaknya selalu berpedoman dengan peraturan yang ada. Hal ini dikarenakan agar setiap tindakan tidak melenceng dari peraturan dan undang-undang.
"Jampidsus dan jajarannya selalu mengindahkan aturan yang ada, seperti SOP, seperti blue print, seperti administrasi perkara pidsus. Sehingga tidak mungkin kami keluar dari jalur yang telah ditentukan pimpinan maupun yang digariskan oleh undang-undang itu sendiri," jelasnya.
Widyo pun mengatakan, terkait penetapan tersangka, Jaksa Agung sendiri tak mengetahui status penetapan tersangka.
"Jaksa Agung tidak tahu mengenai dipanggilnya tersangka (Gatot). Yang tahu adalah Jampidsus, dan penyidik perkara Bansos (bantuan sosial) dan hibah di Sumut," tuturnya.
Widyo pun mengklaim bahwa pemberitaan selama ini tidak sesuai fakta. "Jadi pemberitaan yang selama ini (beredar) tidak benar," tegasnya.
Meski demikian, pihaknya menurut Widyo, masih terus menelusuri kasus penerimaan dana bansos itu. Kejagung pun menurutnya masih menunggu hasil penelusuran dari Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus).
"Kami masih memerintahkan tim Satgasus untuk turun di Medan, di 15 kabupaten disisir semua. Dipimpin oleh Victor Antonius dengan timnya. Belum pulang sampai sekarang. Nanti hasil dari penyidikan itu akan dilaporkan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat