Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) optimistis dan yakin Provinsi Jawa Barat akan menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 karena melihat pencapaian terdahulu dan persiapan matang yang sudah dan sedang dilakukan.
"Tahun 2012 di Riau, di tempat orang saja kami hampir juara. Selisih hanya beberapa medali saja, itupun beberapa medali menjadi polemik. Sekarang kita tuan rumah, tentu lebih baik dan siap jadi juara umum," kata Aher dalam siaran persnya, Sabtu (31/10/2015).
Ia mengatakan pada gelaran PON XVIII lalu di Riau, Jakarta, jadi juara umum 110 medali emas, 101 medali perak, dan 112 medali perunggu, dan Jawa Barat menguntit di peringkat kedua dengan perolehan 99 medali emas, 79 medali perak serta 101 medali perunggu.
Sementara Jawa Timur finish diperingkat ketiga dengan 86 medali emas, 86 medali perak, dan 84 medali perunggu.
Pihaknya juga optimistis karena juara umum bukan dominasi sebuah provinsi tapi terjadi siklus, contohnya Jabar pernah juara umum PON ke-2,3,5 sementara Jakarta dan Jatim menjuarai dalam beberapa gelaran periode terakhir.
"Kami juga optimistis Jabar juara umum karena persiapan lebih matang. Buktinya alokasi pembinaan kami kepada atlet melalui KONI terus membesar," katanya.
Tahun 2015 dan 2016 dialokasikan anggaran pembinaan sedikitnya Rp100 miliar kepada Koni Jabar sedangkan periode 2013 dan 2014 (setelah beres PON) Rp80 milar.
"Dengan alokasi sebesar itu, kami tentu akan mendorong yang terbaik. Pemprov menuntut KONI kelola dan pergunakan anggaran sebaik mungkin dan harus mendorong jadi juara umum," katanya.
Secara simultan, stimulan bagi atlet pun sudah disiapkan agar mereka memacu prestasinya. Nominalnya diproyeksikan tidak jauh beda dari apresiasi peraih medali tahun 2012, yang mana peraih medali emas peroleh satu rumah dan Rp100 juta.
"Rinciannya masih kami bahas, kami janjikan lebih besar dari tahun sebelumnya, namun rumah tidak akan diberikan kalau pemenang di tahun depan. Angkanya belum akan diekspos karena bisa jadi incaran provinsi lain buat menyalip, membajak atlet kami," katanya.
Aher juga menekankan perlunya prestasi optimal karena anggaran tersedot demikian besar seperti untuk penyediaan venu saja sudah dialokasikan Rp2 triliun dari beberapa tahun silam, sementara penyelenggaraannya sendiri perlu Rp1 triliun yang bersumber dari APBD Pemprov Jabar dan APBN.
Ketika disinggung kesiapan venue PON, Aher melanjutkan, per Desember 2015 akan siap sebesar 90 persen dari target dan sisanya, antara lain pekerjaan minor seperti finalisasi obyek dan infrastruktur ke lokasi, akan selesai sebelum Juni 2015.
Kemudian Juni dan Juli 2016 akan memastikan seluruh peralatan lomba akan terpasang dengan baik di lokasi lomba, sehingga awal September diproyeksikan sudah seluruhnya siap dipakai.
"Kami selalu tekankan catur sukses PON di Jabar. Karenanya Pemprov Jabar akan benar-benar perhatikan apa yang kurang. Harap dicatat, ini bukan sekedar hajat olahraga ritual 4 tahunan, tapi jadi momentum kebangkitan olahraga nasional yang sedang terpuruk," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi