Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Hanura Dewi Yasin Limpo [suara.com/Bagus Santosa]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PAN Jamaluddin Jafar. Dia diperiksa untik dimintai keterangan dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atai janji terkait usulan penganggaran proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan berupa pembangunan pembangkit tenaga listrik mikrohidro Kabupaten, Deiyai, Papua tahun anggaran 2016
"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk Tersangka DYL (Dewie Yasin Limpo, anggota Komisi VII Fraksi Hanura)," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2015).
Saa ini, Jamal sendiri sudah tiba di Gedung KPK bersama Pengacara Firman Wijaya. Anak buah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu langsung buru-buru masuk Gedung KPK tanpa memberi keterangan.
Selain Jamal, lembaga yang dinahkodai Taufiequrrachman Ruki ini juga memeriksa beberapa saksi lain. Mereka adalah Pegawai Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi energi (EBTKE) Erick Tadung dan Kasi Keteknikan Aneka EBT-EBTKE Kementerian ESDM Ezrom M. D. Tapparan.
Selain anak buah Menteri ESDM Sudirman Said, KPK juga memanggil Kepala Bagian Sekretariat Komisi VII Rini Koentarti dan Tenaga Ahli DPR Komisi VII Andi Arif Bahrun.
Seperti diketahui, Dewie selaku anggota Komisi VII DPR di periode yang sama dengan Mulyadi, diduga telah menerima sejumlah hadiah berupa uang sebesar 177.700 Dollar Singapura, dari petinggi PT Bumi Abdi Cendrawasih, Setiadi. Hadiah itu diberikan agar Dewie memasukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Kabupaten Deiyai, Papua dalam anggaran Kementerian ESDM Tahun 2016.
Diduga kuat, pemeriksaan terhadap Jamal juga untuk mengkonfirmasi ihwal aktifitas Dewie dalam rapat Komisi. Pasalnya, dalam rapat Komisi pada April 2015 lalu, politikus Partai Hanura itu memang aktif menyampaikan segala sesuatu yang berhubungan dengan situasi dan kondisi di Deiyai.Bahkan dia juga sempat mengutarakan keprihatinannya mengenai pasokan listrik untuk daerah Deiyai.
Komentar
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara
-
Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan
-
13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina
-
Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina
-
Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga
-
Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'
-
Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia
-
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut
-
Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal