Suara.com - Kejaksaan Agung menjalin Kesepakatan (MoU) dengan Bank Indonesia tentang Kerjasama dan Koordinasi dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Tugas, Fungsi dan Kewenangan kedua lembaga, Kamis (5/11/2015).
Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan MoU Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo di ruangan Sasana Pradana, Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan.
Agus D.W. Martowardojo berharap dengan MoU ini kerjasama antara BI dengan Kejaksaan semakin lebih baik kedepan di berbagai bidang, salah satunya pemulihan aset terkait tindak pidana dan atau aset-aset lainnya.
"Kemudian juga pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya dibidang perdata serta tata usaha negara," kata Agus dalam pidatonya.
Jaksa Agung M. Prasetyo menambahkan kesepakatan ini sangat penting khususnya dalam pemulihan aset-aset negara. Pasalnya sampai saat ini banyak aset-aset negara terkait kasus tindak pidana korupsi, maupun perdata yang belum bisa disita.
"dalam kasus tindak pidana korupsi, aset-aset (negara) yang di korupsi jarang kembali. Sampai sekarang kami masih kesulitan melakukan pemulihan aset itu. Makanya kesepakatan untuk pemulihan aset dengan BI ini sungguh sangat tepat," tandasnya.
Sementara itu, Nota Kesepakatan tersebut berlaku untuk jangka waktu lima tahun terhitung sejak ditandatangani hari ini, Kamis (5/11) dan dapat diperpanjang atas kesepakatan para pihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?