Suara.com - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat menangkap seorang pelajar Sekolah Menengah Atas bernama Birul Walidain (17). Birul ditangkap atas tuduhan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Harapan Baru, Bekasi Utara.
"Korban berinisial HS (40) warga Perumahan Telaga Mas, Kecamatan Bekasi Utara," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo di Bekasi, Senin (9/11/2015).
Menurut dia, penganiayaan itu berlangsung saat tersangka melakukan percobaan pemerkosaan terhadap korban di rumahnya. "Tersangka pada saat itu berada dalam pengaruh minuman beralkohol," katanya.
Siswa kelas 3 SMA itu mendatangi rumah korban pada Jumat (6/11/2015) sekira pukul 04.30 WIB saat suami korban pergi meninggalkan rumah untuk salat subuh.
Usai memastikan suaminya pergi, tersangka langsung menerobos masuk ke rumah korban dan menodongkan pisau lipat kecil stainless ke arah korban.
"Namun korban melakukan perlawanan dengan merebut pisau itu hingga melukai salah satu jari tersangka," katanya.
Kamudian, tersangka nekat menarik korban ke arah kamar sambil memukul wajah dan kepala korban agar tidak teriak. "Akibat kejadian tersebut wajah dan kepala korban luka memar. Tidak lama kemudian tersangka kabur," katanya.
Usai menerima laporan, polisi langsung menangkap tersangka di rumahnya di komplek yang sama dengan korban. "Kami menemukan barang bukti berupa pisau lipat kecil stainless, sapu tangan hijau, dan baju bernoda darah," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
-
Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital
-
Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun
-
Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya