News / Nasional
Rabu, 11 November 2015 | 04:19 WIB
Hidayat Nur Wahid (tengah). [Suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Dalam acara Tasyakuran Anugerah Pahlawan Nasional Ki Bagus Hadikusumo dan Refleksi Hari Pahlawan Nasional, diketahui masih ada dua orang tokoh Muhammadiyah lagi yang belum mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional. Mereka adalah Kahar Mudzakir dan Kasman Singodimejo. Sebelumnya diketahui, Muhammadiyah mengusulkan tiga nama untuk dijadikan sebagai Pahlawan Nasional.

Sehubungan dengan itu, Wakil Ketua MPR, Hidayat Nurwahid, mengatakan belum tahu secara persis apa kendalanya. Tetapi menurutnya, yang jelas harus ada proses untuk mendapatkan gelar pahlawan dari daerah asal kedua orang tersebut.

"Harus ada proses dari daerah di mana beliau dilahirkan. Daerah itu yang mengajukan," kata Hidayat, di gedung dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).

Lebih dari itu, Hidayat mengatakan bahwa nantinya dari Kementerian Sosial, akan membantu meyakinkan para bupati untuk segera memberikan rekomendasi dan untuk mengajukannya.

"Sesungguhnya tidak masuk akal. Masa generasi berikutnya (setelah kedua tokoh Muhammadiyah itu) sudah dikasihkan gelar pahlawan, sedangkan beliau-beliau yang terlibat langsung membuat negara, apa itu dasar negaranya (Pancasila) dan Undang-Undang Dasarnya, justru belum dapat gelar pahlawan," ujarnya.

Acara ini sendiri tampak dihairi sejumlah tokoh. Di antaranya yaitu Ketua MPR Zulkifli Hasan, juga sejarawan Anhar Gonggong. [Nur Habibie]

Load More