Suara.com - Anggota DPR dari Komisi III Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu mengatakan, KPK masih menangani kasus dengan skala nominal kecil. Saat ini KPK belum mengusut kasus-kasus besar yang kisarannya berjumlah triliun rupiah.
"KPK harus mampu mengusut potensi penerimaan negara yang berasal dari kekayaan sumber daya alam ," ujar Masinton dalam Rakernas Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) di Hotel Sentral, Pramuka, Jakarta, Selasa (10/11/2015).
Masinton menduga adanya potensi kebocoran baik sisi penerimaan negara dan kekayaan negara. Namun, Masinton menilai KPK masih belum mampu menutup kebocoran penerimaan negara.
"Setiap tahun KPK merilis potensi penerimaan negara yang jumlahnya triliun, sampai sekarang belum mampu menutup celah kebocoran maupun penerimaan negara, yang sedemikian banyaknya yang berasal dari kekayaan negara baik laut maupun darat," ucap Masinton.
Masinton juga berharap, KPK bisa mencegah potensi kebocoran kekayaan negara, yang seharusnya untuk bisa dipergunakan untuk kepentingan rakyat.
"Potensi kebocoran terjadi setiap tahun, kita kan ada KPK, harusnya bisa meminimalisir potensi kekayaan negara untuk membiayai program buat rakyat," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia