Suara.com - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, menyatakan sebanyak 11 dari 34 provinsi di Indonesia telah memastikan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Voli Pantai yang akan digelar pada 12 - 15 November 2015 di Pantai Gandoriah kota setempat.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat, Kanderi di Pariaman, Rabu (11/11/2015), menyebutkan 11 provinsi itu adalah Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sumatera Barat sebagai tuan rumah.
Selain 11 provinsi itu masih ada lima provinsi lagi yang sudah dihubungi namun belum menjawab yakni Bali, Lampung, Sumatera Utara, Jogjakarta, dan Papua yang masih menunggu kepastian dari PBVSI Pusat.
"Terhadap lima provinsi ini, panitia akan menunggu hingga 11 November 2015 pukul 17.00 WIB," katanya.
Panitia membuka pendaftaran selama satu bulan terhitung 11 Oktober hingga 11 November 2015. Setelah pendaftaran ditutup pada hari yang ditentukan maka panitia akan langsung mengatur sistem pertandingan.
Ia menyebutkan kejurnas voli pantai ini merupakan agenda rutin yang telah dimasukkan ke dalam kalender kegiatan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pusat.
Kejuaraan ini sebelumnya telah pernah digelar pemerintah setempat pada 2013. Ini merupakan ajang yang ke dua kalinya Pariaman melangsungkan kejuaraan bola voli tingkat nasional.
Sementara itu Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora setempat, Salman menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan selain untuk memacu jiwa olahraga generasi muda juga untuk memajukan dan mempromosikan pariwisata kota itu.
Pemerintah setempat juga sedang berupaya mengusulkan kepada PBVSI Pusat untuk penambahan kalender kegiatan di kota itu.
"Kita mengusulkan kegiatan ini diadakan dua kali dalam dua tahun," kata dia.
Terkait hadiah Pemkot Pariaman menyediakan hadiah dengan total Rp92 juta. Untuk juara satu akan memperoleh Rp15 juta, juara dua Rp10 juta, juara tiga Rp8 juta, dan juara empat Rp5 juta.
"Sedangkan peraih juara harapan satu hingga tiga masing-masing akan mendapat Rp2 juta rupiah," katanya.
Pemkot Pariaman juga terus melakukan persiapan acara termasuk penginapan bagi peserta dan tim. Pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah hotel dan penginapan yang ada di kota itu.
"Pada even ini panitia tidak menanggung biaya penginapan peserta, kecuali wasit akan menjadi tanggungan panitia," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Usai Dihantam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Padang Mulai Dipulihkan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara