Suara.com - Kabar Presiden Joko Widodo akan merombak Kabinet Kerja jilid kedua semakin santer terdengar. Sejumlah nama menteri disebut-sebut bakal diganti. PAN yang semula berada di luar pemerintahan juga dikabarkan akan masuk kabinet.
Budayawan Betawi Ridwan Saidi turut bicara soal itu.
Di mata Ridwan ada beberapa menteri yang menurutnya tidak memiliki kinerja bagus. Menteri- menteri yang dikatakan Ridwan kerjanya tidak bagus adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dari Partai Kebangkitan Bangsa , Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly dari PDI Perjuangan, dan Menteri dan Menteri Perindustrian Saleh Husin dari Partai Hanura.
"Menpora kita lihat, ada kisruh sepakbola Indonesia yang harus dibereskan. Juga ada Menkumham terkait masalah dualisme kepemimpinan partai di PPP dan Partai Golkar," katanya.
Dia juga menyebut Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said layak diganti. Namun, kata dia, untuk mengganti keduanya sulit karena memiliki kedekatan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Kalau tendang Rini ada yang marah dan kalau tendang Sudirman Said juga ada yang marah," kata dia.
Namun, menurut Ridwan, semuanya tergantung kepada Presiden Jokowi. Presiden yang memiliki hak prerogatif untuk mengganti atau mempertahankan menteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan