Ketua DPR Setya Novanto usai memberikan keterangan dalam Sidang MKD, Senin (7/12/2015). (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)
Kejaksaan Agung (Kejagung) gagal memeriksa Sekretaris Ketua DPR Setya Novanto terkait penyelidikan kasus 'Papa Minta Saham' dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia.
Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Arminsyah mengatakan Sekretaris Novanto tidak hadir dalam pemeriksaan yang telah dijadwalkan pada hari ini.
"Rencananya sekertarisnya kita jadwalkan, tapi sekertaris pak Novanto tidak hadir," kata Arminsyah di Kejagung, Jakarta, Kamis (10/12/2015).
Menurutnya, tidak hadirnya Sekretaris Novanto dalam pemeriksaan tersebut juga telah disampaikan kepada kuasa hukumnya. Dikatakan Arminsyah, pihak dari kuasa hukum meminta agar pemeriksaan dijadwalkan ulang pada pada Senin (14/12/2015) mendatang.
"Tapi pengacara datang bilang akan hadir Senin pekan depan," kata Arminsyah.
Sementara itu, saat ditanyai mengenai pemeriksaan Novanto, Arminsyah belum bisa memastikan kapan politikus Partai Golkar itu bisa dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.
"Belum, Senin itu sekretarisnya," katanya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
KontraS Ungkap Kondisi Kritis Andrie Yunus di DPR: Dua Pekan Dirawat di HCU
-
Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Lapor ke DPR, Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus ke Puspom TNI
-
Daftar Orang Penting Iran Dibunuh Amerika dan Israel dalam Sebulan Perang
-
Sampah Menggunung di TPS Rawadas, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Akses Terganggu
-
Direktur Maktour Diduga Beri Gus Alex dan Pejabat Kemenag Ribuan Dolar AS Demi Kuota Haji Khusus
-
Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam
-
Ketegangan Memuncak! Prancis Desak Rapat Darurat DK PBB Usai 3 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon
-
Tiga Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon, PBB Soroti Bahaya Serangan ke Pasukan Perdamaian
-
Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon