Anggota DPR nonton bareng TV siaran sidang keputusan kasus Ketua DPR Setya Novanto [suara.com/Nikolaus Tolen]
Saat menyaksikan TV yang menyiarkan pandangan masing-masing anggota Mahkamah Kehormatan Dewan di depan ruang MKD, DPR, Rabu (16/12/2015), anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul berteriak karena yakin Setya Novanto diberhentikan dari Ketua DPR.
"Akhirnya saudara Setya Novanto dimundurkan," kata Ruhut sambil tertawa dan mengangkatkan lengan kanan.
Teriakan Ruhut keluar setelah sampai pada kesimpulan pandangan etik anggota MKD dari Hanura Syarifuddin Sudding.
"Berdasarkan uraian di atas, maka saudara Setya Novanto telah melakukan pelanggaran kode etik, dan layak dijatuhi sanksi sedang," kata Sudding.
Sejauh ini, dari 17 anggota MKD, delapan anggota menyatakan Novanto melanggar etika tingkat sedang, sedangkan enam anggota lainnya menyatakan melanggar etika tingkat berat. Tinggal dua anggota MKD lagi yang akan menyampaikan pandangan hukum. Mereka menyatakan Novanto melanggar etika karena melakukan pertemuan dengan pengusaha minyak Riza Chalid dan Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan membicarakan saham dan perpanjangan kontrak.
Komentar
Berita Terkait
-
Anggota DPR Nobar TV Siaran Sidang Putusan Novanto
-
6 Anggota MKD Sebut Novanto Langgar Etika Berat, 8 Tingkat Sedang
-
Alasan Anggota MKD Setuju Novanto Dicopot dari Ketua DPR
-
Tiga Anggota MKD Nilai Novanto Lakukan Pelanggaran Etika Berat
-
Inilah Sejumlah Pasal yang Dilanggar Setya Novanto Versi Nasdem
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih