Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan ratusan kasus yang ditangani Kejaksaan dan Kepolisian sejak tahun 2010 mangkrak atau tidak jelas tindak lanjutnya.
"Ada ratusan kasus yang kami pantau tak jelas status penyidikan dan eksekusinya, sejak tahun 2010 sampai tahun 2014," ungkap Kepala Divisi Investigasi ICW Febri Diansyah di Jakarta, Rabu.
Bahkan, lanjut Febri, dalam pemantauan ICW, pada tahun 2015 pun tidak ada perkembangan yang signifikan terkait kasus-kasus tersebut.
"Kami melihat belum ada perkembangan dari penanganan kasus yang tersebar di seluruh Polda dan Kejati seluruh Indonesia itu," ucapnya.
Salah satu kasus yang tidak jelas tindak lanjutnya adalah kasus penggunaan surat palsu dan pencucian uang senilai 55 juta dolar AS atau sekitar Rp715 miliar yang melibatkan suami istri Tjandra Limanjaya dan Irnawati Susanto.
Mahkamah Agung pada putusan kasasi tertanggal 24 November 2014 memvonis Tjandra dan Irnawati hukuman penjara selama tujuh tahun dan denda Rp3 miliar.
Putusan Majelis Hakim Agung yang diketuai Artidjo Alkostar itu membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang sebelumnya membebaskan keduanya. Namun, seperti diakui oleh Juru Bicara MA Suhadi, pasangan Tjandra dan Irnawati belum dieksekusi.
Menurut Suhadi, seyogyanya pasangan tersebut ditahan. Namun urusan eksekusi vonis bukanlah kewenangan MA, melainkan kewenangan Kejaksaan Agung. (Antara)
Berita Terkait
-
Kembalikan Kepercayaan Publik, Jaksa Agung Gelar Rakernas
-
Fahri Hamzah Anggap Kejagung "Main Mata" Dengan Presdir Freeport
-
Kejagung Bantah Ada Unsur Politis Ketika Usut Kasus Freeport
-
Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Setya Novanto
-
Kejagung Bantah Tarik Jaksa Senior karena KPK Usut Bansos Sumut
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Terkini
-
5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara
-
Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
-
Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun
-
Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah