Suara.com - Warga Kompleks Zeni Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengancam membongkar makam keluarganya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, menyusul rencana penggusuran yang akan dilakukan pihak Kodam Jaya terhadap rumah mereka pada Minggu (20/12/2015) subuh.
"Sesuai dengan informasi A1 yang kami peroleh, Kodam Jaya akan tetap melakukan eksekusi dan kami hari ini akan memindahkam makam keluarga kami ke Tempat Pemakaman Umum (TPU)," kata perwakilan keluarga dari Kompleks Zeni, Santo di TMP Kalibata, Jakarta, Sabtu (19/12/2015).
Menurut Santo, nantinya ada 71 rumah yang akan dibongkar di Kompleks Zeni Mampang.
"Yang sudah saya dengar ada 2.500 pasukan dari Kodam Jaya dan 80 truk yang dipersiapkan untuk mengeksekusi rumah," kata Santo.
Ia menjelaskan, makam keluarga yang akan dibongkar merupakan makam dari pahlawan-pahlawan dari berbagai perang untuk mempertahankan Indonesia.
"Ada veteran gerilya 45, veteran seroja (Timor Timur), veteran Perang 10 November," ucap Santo.
Menurutnya, kedatangan para keluarga pahlawan di TMP Kalibata merupakan bentuk kekecewaan karena pihak Kodam Jaya memaksa membongkar rumah tanpa ada solusinya.
Menurut Santo, makam-makam pahlawan yang rencananya akan dibongkar antara lain Letda Dardji, Peltu Harsoni, Kapten Soenarto, Kapten Wagimin, dan Lettu Tukul Prayitno.
"Pembongkaran ini adalah suatu bentuk protes kekecewaan kami karena Kodam Jaya berencana akan melaksanakan pengosongan paksa di Komplek Zeni Mampang," kata earga lainnya yang mengaku bernama Syamsudin saat ditemui di depan TMP Kalibata.
Syamsudin menambahkan, proses mediasi yang sampai saat ini masih berlangsung.
"Kami sudah kirim Surat mediasi juga, tapi tetap akan dilaksanakan pengosongan paksa. Dan mereka, yang orang tuanya punya gelar dan dimakamkan di TMP Kalibata merasa tak dihargai," kata Syamsudin.
Menurutnya, kerangka jenazah lima pahlawan tersebut akan dipindahkan ke makam Jeruk Purut.
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Kenalkan Konsep Zero Eviction, Tata Pemukiman Kumuh Tanpa Penggusuran
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun, Warga Protes
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun
-
Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung