Suara.com - Kemacetan panjang yang terjadi di ruas-ruas jalan sejak Rabu (23/12/2015) malam disebabkan karena melonjaknya volume kendaraan yang melewati ruas jalan tol untuk berlibur ke luar kota. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi membludaknya volume kendaraan pada arus balik, Kepolisian Daerah Metro Jaya akan melakukan antisipasi dengan cara pengalihan kendaraan.
"Salah satunya dari Bandung kalau padat sendiri, kita bisa alihkan masuk ke Arteri Karawang - Bekasi. Kita siapkan pos pengamanan jajaran Polri, dan Dishub setempat," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Polisi Tito Karnavian di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu (26/12/2015).
"Kemudian, langkah berikut yang akan dilakukan yaitu dengan cara akses membuka lebih luas di beberapa tempat," tambahnya.
Lebih lanjut, Tito menambahkan akan ada contra flow dan arus bisa diakomodir dari wilayah Cikampek.
"Di titik pintu tol problem kita lihat yakni waktu transaksi pembayaran," ujarnya.
Kemacetan panjang di ruas Jalan tol juga dikarenakan banyaknya juga para pengendara mobil yang berhenti di bahu jalan tol. Sebagian berhenti karena pengemudinya ingin pergi ke toilet, kelelahan, atau beristirahat.
"Kita akan tempatkan petugas dari Polres, Dirlantas Polda, Sabhara, Brimob termasuk kendaran roda dua akan kita terjunkan untuk mengalirkan lalu lintas. Termasuk pengemudi yang markir di bahu jalan akan kita lancarkan juga," katanya.
(Nur Habibie)
Berita Terkait
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan
-
Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata
-
Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?
-
Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat
-
Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya
-
Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya
-
40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak
-
30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?
-
Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami