Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mencabut kembali Surat Keputusan tentang Kepengurusan Partai Golongan Karya kubu Agung Laksono hasil Musyawarah Nasional di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (31/12/2015).
Juru bicara DPP Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional di Ancol, Leo Nababan, mengaku sudah menerima salinan surat keputusan Menkumham.
"Saya sudah dapat. Saya sudah baca. Intinya Menkumham sudah benar. Tidak mengakui Munas Bali dan tidak mengakui Munas Ancol sesuai keputusan Mahkamah Agung. Itu sudah betul," kata Leo kepada Suara.com.
Dengan demikian, kata Leo, kepengurusan Partai Golkar yang berlaku saat ini adalah hasil Munas Riau yang digelar tahun 2009. Hanya saja, kepengurusan hasil Munas Riau 2009 sebagai kepengurusan yang sah akan habis hari ini.
"Dengan tercabutnya SK Munas Ancol dan kepengurusan hasil Nunas Riau akan habis jam 00.00 WIB nanti, maka saya katakan, Golkar sudah vakum," kata Leo.
Jadi, kata dia, sekarang dikembalikan lagi pada keputusan Mahkamah Partai yang mengusulkan Partai Golkar menyelenggarakan munas lagi sebelum Oktober 2016.
"Kita akan jalan terus, dengan keputusan Mahkamah Partai yang kita buat. Mahkamah Partai mempersilakan munas sebelum Oktober, setelah itu ajukan lagi ke Menkumham," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang
-
Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus
-
BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo
-
Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar