Suara.com - Fraksi Partai Golkar di DPR melakukan perombakan besar-besaran struktur dan di alat kelengkapan dewan. Sejumlah nama dibongkar pasang.
Perombakan ini menyusul akan masuknya Setya Novanto menjadi Ketua Fraksi Golkar. Setya mundur dari jabatannya di Ketua DPR karena tersandung skandal permintaan jatah saham Freeport dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.
"Suratnya sudah masuk sekitar 12 hari lalu," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie, Ahmadi Noor Supit saat dihubungi, Rabu (6/1/2016).
Sejumlah nama yang diganti di antaranya adalah Supit yang digantikan Kahar Muzakir untuk jabatan Ketua Badan Anggaran DPR. Kemudian, Aziz Syamsudin menggantikan Bambang Soesatyo di kursi Sekretaris Fraksi Golkar.
Supit menerangkan nama itu keluar dari keputusan DPP. Ini sejurus dengan masuknya nama Setya Novanto menjadi Ketua Fraksi. Namun, surat ini belum bisa direalisasi karena perlu dibawa ke rapat Paripurna.
Di internal Golkar sendiri, keputusan tersebut menimbulkan pro kontra. Apalagi DPP Golkar sendiri masih belum jelas statusnya akibat kevakuman kepengurusan.
"Ini di internal fraksi gejolaknya kuat banget. Saya redam teman-teman," kata Supit.
Terpisah, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Susatyo menegaskan, saat ini Ketua Fraksi Partai Golkar yang sah masih Ade Komarudin. Ade memang ditunjuk menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Namun, belum dilakukan pengesahan.
Bambang malah curiga, perombakan fraksi dan alat kelengkapan dewan ini adalah aksi balas dendam dari Setya Novanto. Apalagi, sambungnya, perombakan ini segaris dengan jalur organisasi Novanto yaitu, Organisasi Pendiri Golkar, Kosgoro.
"Ada yang berspekulasi bahwa perombakan pengurus fraksi Golkar dan pimpinan alat kelengkapan dewan ini, merupakan aksi balas dendam dan akan menggusur orang-orang Ade Komarudin dan Soksi. Ya biar saja publik dan kader di akar rumput yang menilai," kata Bambang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta