Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan telah mengirim surat kepada Bupati Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, untuk menghentikan pengusiran terhadap warga Ahmadiyah di Kelurahan Srimenanti, Kecamatan Sungailiat.
"Begitu kami dengar kabar itu, langsung kami kirim surat bahwa kepala daerah, itu bagian dari pemerintahan yang harus menjaga, membina warga daerahnya. Kami juga sudah kirim tim ke sana, meminta kepada kepala daerah agar tidak melakukan itu. Ya dibinalah," kata Tjahjo di Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Dalam surat tersebut, Bupati Bangka juga diminta mencabut surat bernomor 001/ex/eks/1/2016 yang menjadi dasar mengusir warga Ahmadiyah.
"Suratnya kan dari sekda (sekretaris daerah) dan kami minta untuk dibatalkan," kata dia.
Ketika ditanya apakah Kementerian Dalam Negeri akan mengevaluasi dan memberi sanksi kepada Bupati Bangka, Tjahjo mengatakan untuk sekarang belum.
"Belum dong, ini kan lagi diproses," katanya.
Seperti diketahui, Bupati Bangka ikut terlibat dalam pengusiran warga Ahmadiyah dari Kelurahan Srimenanti yang jumlahnya 29 orang.
Warga Ahmadiyah diultimatum agar meninggalkan daerah dan batas akhir untuk angkat kaki pada Jumat (5/2/2016). Aksi ini juga terkait dengan fatwa MUI Kabupaten Bangka yang menyatakan Ahmadiyah sesat.
Tag
Berita Terkait
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Mau Ikut Semarakan HUT RI, Bazar Kemerdekaan Jemaah Ahmadiyah Parakansalak Justru Dilarang Kades
-
Atas Nama Kondusivitas, Pemda Garut Segel Masjid dan Bubarkan Jemaah Ahmadiyah di Desa Ngamplang
-
Kutuk Aksi Penutupan Masjid Ahmadiyah di Garut, Usman Hamid: Diskriminasi Nyata dan Pelanggaran Serius Negara!
-
Tutup Paksa Masjid Ahmadiyah di Garut, Tindakan Satpol PP Dicap Intoleran!
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Jadi Tersangka Lagi, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Diduga Terima Setoran Rp2,8 M dari Bandar Narkoba
-
Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah
-
MCK Kumuh Manggarai Dibenahi, Kini Jadi Fasilitas Sehat dan Canggih
-
Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri
-
Lewat Surat Edaran, Mendagri Dorong Sinergi Daerah Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
-
Rumah Jokowi Berubah Jadi 'Tembok Ratapan Solo', Begini Kata PDIP
-
Kasus Korupsi CPO, Kejagung Dalami Dokumen Dugaan Aliran Transaksi ke Pejabat Bea Cukai
-
Kasatgas Tito Pantau Langsung Pembersihan Lumpur Praja IPDN di Aceh Tamiang
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
-
NasDem Bukber Elite Parpol Termasuk Anies, Bicara Sukseskan Program Prabowo