Suara.com - Perjalanan sejumlah rangkaian kereta api di wilayah Daerah Operasi IX Jember, Jawa Timur masih terganggu akibat banjir menggenangi rel kereta api di Jalan Raya Porong, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (13/2/2016).
"Banjir masih menggenangi rel kereta api di kawasan Porong hingga hari ini, bahkan ketinggiannya sudah mencapai 58 centimeter dari atas rel," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi IX Krisbiantoro,di Jember.
Beberapa kereta Daop IX Jember yang terdampak banjir Porong yakni KA Mutiara Timur siang dan malam jurusan Banyuwangi-Surabaya, KA Logawa jurusan Jember-Purwokerto, KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan Yogyakarta, KA Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya.
"Jalur rel kereta di Porong yang terendam banjir setinggi 58 cm tidak bisa dilalui oleh sejumlah rangkaian kereta api dari wilayah Daop IX Jember," tuturnya.
Menurutnya, perjalanan KA Mutiara Timur dan KA Probowangi dengan tujuan akhir Surabaya tetap menggunakan sistem "operstapen" dengan bus dari Stasiun Bangil menuju ke Stasiun Gubeng Surabaya.
"Kedua kereta itu berhenti di Stasiun Bangil, kemudian petugas memindahkan penumpang kereta dengan menggunakan angkutan bus menuju ke Surabaya, begitu juga sebaliknya," tuturnya.
Sedangkan untuk KA Logawa dan KA Sritanjung dialihkan memutar dengan jarak tempuh yang cukup jauh untuk menghindari banjir di Jalan raya Porong yakni melalui rute Bangil-Malang-Kediri-Kertosono-Surabaya.
"Dengan pengalihan rute perjalanan kereta dan sistem "overstappen" tersebut, maka waktu tempuh perjalanan sejumlah kereta api bertambah dan mengalami keterlambatan tiba di sejumlah stasiun tujuan," paparnya.
Krisbiantoro menjelaskan banjir yang menggenangi rel kereta di kawasan Porong tersebut memengaruhi jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api di wilayah Daop IX sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi.
"Jelas berpengaruh terhadap jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api, namun kami belum bisa memastikan berapa persen penurunan jumlah penumpang akibat banjir Porong tersebut," katanya.
PT KAI Daop IX Jember juga menyiagakan kereta cadangan untuk KA Mutiara Timur dengan rangkaian dua kereta eksekutif, satu kereta bisnis, dan satu kereta makan terkait kondisi banjir di kawasan Porong tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
-
3 Langkah Taktis Dasco soal Krisis Penonaktifan BPJS PBI
-
Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Polres Tangsel Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang
-
Yaqut Cholil Qoumas Lawan KPK, Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji Digelar 24 Februari
-
Jeritan Hati Guru Madrasah di DPR: Gaji Rp300 Ribu, Jual Ayam Demi ke Jakarta hingga Sulit Akses P3K
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat