Suara.com - Komisi Yudisial (KY) menjaring calon hakim ad hoc korupsi di Mahkamah Agung (MA) dan calon hakim agung ke tujuh kota, yakni Medan, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Samarinda, Padang dan Makassar mulai Senin (15/2/2016).
"Diharapkan melalui kegiatan ini antusiasme pendaftar seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc Tipikor di MA akan meningkat," ujar Komisioner KY Farid Wajdi melalui pesan singkat di Jakarta, Senin.
Untuk meningkatkan peminat calon hakim agung dan calon hakim adhoc Tipikor yang potensial tersebut, KY bekerja sama dengan fakultas hukum dan pengadilan tinggi di kota-kota tersebut.
Hari ini sosialisasi dan penjaringan digelar di Pengadilan Tinggi Agama Medan, 16 Februari 2016 digelar di Pengadilan Tinggi Militer Surabaya dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar.
Selanjutnya, pada 18 Februari 2016 Fakultas Hukum Unpad Bandung, Pengadilan Tinggi Samarinda, Fakultas Hukum UII Yogyakarta dan Fakutas Hukum Unand Padang yang akan menjadi sasaran.
KY memilih tujuh kota tersebut berdasarkan keterwakilan regional serta pemetaan calon potensial yang diperkirakan berada di kota-kota itu.
Selain itu, KY telah mengumumkan melalui surat ke kampus, ikatan advokat dan LSM.
KY membuka usulan penerimaan calon hakim agung selama 15 hari, yakni mulai 5-26 Februari 2016 untuk mengisi kekosongan delapan jabatan hakim agung di Mahkamah Agung.
KY juga membuka pendaftaran calon hakim ad hoc Tipikor di MA mulai 11 Februari hingga 2 Maret 2016 untuk mengisi tiga kekosongan jabatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Terbukti Selingkuh, Hakim di Sulteng dan Sabang Dipecat, Ada yang Tega Palsukan Data Istri
-
Tindak Lanjut OTT Hakim PN Depok, Ketua Komisi Yudisial Sambangi KPK
-
KY akan Periksa 2 Hakim PN Depok yang Jadi Tersangka untuk Penegakan Kode Etik
-
Ketua KY Abdul Chair Ramadhan Tegaskan Zero Tolerance Terkait OTT Hakim PN Depok di KPK
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
Terkini
-
Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras
-
Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran