Suara.com - Lebih dari 340 anak migran dan pengungsi telah meninggal saat mereka menyeberangi bagian timur Laut Tengah sejak September 2015. Pernyataan ini dikemukakan oleh Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) pada Jumat (19/2/2016).
UNHCR komentar tersebut dalam satu pernyataan bersama dengan Dana Anak PBB (UNICEF) dan Organisasi Internasional bagi Migrasi (IOM).
Dengan rata-rata dua anak, banyak di antara mereka bayi dan anak yang berusia di bawah lima tahun, tewas tenggelam setiap hari di laut yang memisahkan Turki dan Yunani, semua lembaga itu memperingatkan jumlah kematian anak terus naik dan korban jiwa tersebut bahkan dapat lebih banyak lagi.
"Kita tak bisa mengalihkan pandangan kita dari tragedi mengenai demikian banyak hilangnya nyawa generasi muda dan generasi masa depan yang tidak bersalah, atau kegagalan menangani demikian banyak bahaya yang dihadapi anak-anak," kata Direkrtur Pelaksana UNICEF Anthony Lake sebagaimana dikutip pernyataan itu.
"Kita sekarang tak memiliki kemampuan untuk mengakhiri keputus-asaan yang mengakibatkan demikian banyak orang berusaha menyeberangi laut. Tapi semua negara dapat dan harus bekerja sama untuk membuat perjalanan yang berbahaya seperti itu jadi lebih aman. Tak seorang pun mau menaruh anak kecil di dalam perahu jika pilihan yang lebih aman tersedia," ia menambahkan sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Sabtu pagi (20/2/2016).
Dengan total 411 orang kehilangan nyawa mereka di bagian timur Laut Tengah sejak awal 2016, semua lembaga itu mengatakan laut ganas pada musim dingin, perahu yang memiliki kualitas buruk dan kelebihan penumpang serta peralatan penyelamat nyawa yang buruk membuat perjalanan tersebut jadi lebih berbahaya.
"Menghitung nyawa saja tidak cukup. Kita harus bertindak," kata Direktur Jenderal IOM William Lacy Swing.
"Ini bukan hanya masalah Laut Tengah, atau bahkan Eropa saja. Ini adalah bencana kemanusiaan yang menuntut keterlibatan seluruh dunia," ia menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123