Serikat Rakyat Miskin Indonesia berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (19/20), soal BPJS [Suara.com/Bowo Raharjo]
Pelaksanaan program kesehatan masyarakat dan proses pendistribusian kartu perlindungan sosial yaitu Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, dan Program Keluarga Harapan masih terus diupayakan agar dapat terdistribusikan dengan terus memperbarui data agar tepat sasaran.
"Saya hanya ingin mengklarifikasi beberapa persoalan yang berkaitan dengan BPJS, termasuk di dalamnya ada distribusi Kartu Indonesia Sehat dan juga mengenai Kartu Indonesia Pintar," kata Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama BPJS Fahmi Idris .
Belakangan, distribusi kartu perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah tidak berjalan baik. Menanggapi hal itu, Menko Puan mengatakan pendistribusian kartu perlindungan sosial kurang lancar karena saat ini kementerian tengah melakukan perbaikan secara teknis.
"Untuk pendistribusian KIS sudah 90 persen terlaksana dan insya Allah sampai nanti Maret-April ini semua selesai. Bahkan verifikasi, validasi data juga kami update terus sehingga memang hanya penerima yang berhak yang akan mendapatkan KIS," ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Mensos Khofifah mengatakan tahun ini, penerima KIS bertambah menjadi 92 juta, terdiri dari 92 juta untuk masyarakat dan 400 ribu untuk bayi yang baru lahir dari keluarga kurang mampu. Pada posisi saat ini, pemerintah sudah bisa menyiapkan sekitar 35 persen dari 40 persen data untuk keluarga kurang mampu, dan sementara KKS itu sendiri menyasar sekitar 25 persen keluarga kurang mampu.
"Harapannya adalah 40 persen ini bisa mendapatkan berbagai program perlindungan sosial apakah KKS, KIP, KIS, ataupun PKH," kata Khofifah.
Fahmi Idris menjelaskan Presiden memberikan perhatian terhadap distribusi KIS dan juga mengenai isu BPJS yang mengalami pailit.
"Bapak Presiden sangat memberi perhatian karena ini telah menjadi opini. Jangan sampai membuat gelisah baik itu rumah sakit kemudian tenaga kesehatan," kata Fahmi.
Fahmi menegaskan kondisi keuangan BPJS antara pemasukan dan pengeluaran saat ini dalam keadaan seimbang. Fahmi menambahkan pemasukan BPJS bersumber dari dua hal, iuran peserta dan sumber dana lain (alokasi dana) sehingga masalah kekurangan dana dapat teratasi.
"Masyarakat tidak usah khawatir tentang isu defisit ini karena pada dasarnya balance sheetnya sudah kita persiapkan sejak 6 bulan yang lalu," kata Fahmi.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi