Suara.com - Popularitas Basuki Tjahaja Purmama atau Ahok masih tinggi dalam survei. Salah satunya di survei Sinergi Data Indonesia.
Direktur SDI, Barkah Pattimahu membeberkan alasan dukungan kepada Ahok begitu tinggi. Popularitas Ahok di angka 97 persen lebih.
"Alasan kenapa suara Ahok masih cukup tinggi, dari segi popularitas Ahok jauh lebih tinggi, beliau diangka 97,2 persen," kata Barkah saat memaparkan rilis temuanya di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (13/3/2016).
Setelah nama Ahok, ada diperingkat dua Rano Karno dengan angka 94,2 persen, Fauzi Bowo 91,2 persen, Tantowi Yahya 86,0 persen, Ridwan Kamil 75,8 persen, Tri Risma Maharini 64,8 persen, Hidayat Nur Wahid 58,2 persen.
"Ahok adalah calon yang paling populer dimata pemilih Jakarta. Hanya ada tiga calon dengan popularitas diatas 90 persen," jelas dia.
Sedangkan tingkat kesukaan nama calon Gubernur DKI masih dipegang oleh Tri Rismaharini 86,1 persen, Ridwan Kamil 81,7 persen, Basuki Tjahaja Purnama 74,2 persen, Rano Karno 72,6 persen, Hidayat Nur Wahid 67,4 persen dan Ganjar Pranowo berada di peringkat ke enam dengan akangka 64,8 persen.
"Kesukaan kepada Ahok tinggi tapi belum optimal, kalau Tri Rismaharini dan Ridwan Kamil memiliki kesukaan diatas 80 persen," ujar Barkah.
Lebih lanjut, Ahok dalam survei yang dilakukan SDI, secara umum dinilai baik dalam pelaksanaan birokrasi dan pelayanan publik serta disiplin kerja. Hal ini yang membuat Ahok memperoleh angka 72,20 persen.
Survei yang dilakukan dari tanggal 2- 12 Februari 2016 ini mrnggunakan metode multistage rendom sampling, dengan jumalah responden 500 orang, margin of error 4,47 persen. Survei dilakukan dengan cara kuesioner dan tatap muka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!