Suara.com - Pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri terkait salah satu peserta Fredy Djajadi (45) yang tewas saat ikut kontes makan Kentucky Fried Chicken (KFC) berhadiah Rp5 miliar. Korban tewas lantaran diduga tersedak saat memakan ayam di kontes tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krihsna mengaku sudah mendapatkan kesimpulan sementara jika tulang dari sayap ayam yang dimakan korban tersendat ke kerongkongan korban sehingga pernapasannya terganggu.
"Masih diotopsi, tapi informasi awal sudah ada. Korban mati karena tulangnya itu yang seharusnya masuk ke dalam pencernaan tapi masuk ke jalur ke kerongkongan yang jalur pernapasan. Jadi pernapasannya tertutup oleh tulang, itu hasil sementara autopsi," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Senin (14/3/2016).
Untuk itu, kata Krishna, tim labfor masih mendalami mengapa korban memakan tulang ayam tersebut. Menurutnya, hasil labfor sangat signifikan untuk bisa menelusuri sebab akibat kematian korban.
"Nanti akan digali kenapa korban makan tulang ayam itu, apa peristiwanya," katanya.
Saat disinggung soal adanya unsur kelalaian panitia penyelenggara KFC, Krishna belum bisa menjawab. Sebab, kata dia, polisi masih menyelidiki penyebab korban tewas.
"Belum bisa disimpulkan masih penyelidikan," kata Krishna.
Fredy meregang nyawa saat mengikuti lomba makan ayam bertema "Makan 5 Menit, Menang 5 Miliar" di KFC Taman Semanan, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta barat pada Jumat (11/3/2016) siang. Korban diduga meninggal karena tersedak ayam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK