Suara.com - Musisi Ahmad Dhani Prasetyo kembali menyindir proses pencalonan Basuki Tjahaja Purnama ke Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta periode 2017-2022.
Kali ini, dia menyoroti Ahok yang menurutnya sangat berharap partai yang menjadi pendukung tambah banyak. Soalnya, menurut dia, upaya Ahok dan Heru Budi Hartono maju lewat jalur non partai politik tidak gampang.
"Analisa 24Maret...Ahok ngebet sm PKB & PAN spy bisa gabung dgn Hanura dan Nasdem...krn ternyata susah kumpulin 1jt KTP," tulis Ahmad Dhani melalu Twitter @AHMADDHANIPRAST, Kamis (24/3/2016).
Sebelumnya, Ahmad Dhani menyindir partai-partai yang menjaring nama Ahok, padahal Ahok menyatakan akan maju lewat jalur independen.
Ahmad Dhani menyebut partai-partai yang menjaring nama Ahok sebagai penjilat.
Sejauh ini, kandidat yang masuk kategori paling kuat Ahok dan Heru. Sedangkan tokoh-tokoh lainnya, seperti Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault, Hasnaeni Moein, dan Muhamad Idrus masih melobi sana-sini untuk mendapatkan dukungan dari partai politik.
Ahmad Dhani yang sebelumnya sempat disebut-sebut akan diusung Partai Kebangkitan Bangsa, sekarang namanya kian tenggelam. Belakangan muncul rumor, PKB akan pindah ke lain hati.
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi
-
Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela
-
Air Mata Al Ghazali Bikin Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela
-
Tahun Lalu, Ahmad Dhani Akui Nyaris Ceraikan Mulan Jameela
-
Desta Diduga Muak Sampai Teriak 'Stop' Saat Ahmad Dhani Sindir Indonesian Idol di The Icon Indonesia
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata
-
Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi
-
Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu