News / Nasional
Senin, 04 April 2016 | 06:52 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. [suara.com/Meg Phillips]

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk segera memiliki safe house yang bisa digunakan untuk menampung anak-anak korban eksploitasi.

"Dengan adanya safe house atau juga tempat transit tersebut, maka anak-anak bisa mendapatkan pelayanan dengan maksimal," katanya, usai mengunjungi Panti Pondok Kasih di Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/4/2016).

 
Mensos juga mengemukakan, tempat-tempat penampungan anak seperti di Panti Pondok Kasih ini perlu diketahui oleh para pemangku kepentingan, seperti dinas sosial atau juga petugas kepolisian.

"Supaya anak-anak yang tereksploitasi yang tersisir di jalanan oleh petugas tahu, nantinya diarahkan ke mana," katanya.

Khofifah mengemukakan, saat ini Kementerian Sosial sendiri hanya memiliki enam safe house. Oleh karenanya menurutnya, diharapkan kabupaten dan kota juga dapat memiliki safe house ini.

"Lokasi di Pondok Kasih, meskipun milik swasta, tetapi menurut saya sangat layak untuk digunakan sebagai shelter atau tempat transit anak-anak yang terjaring oleh Dinas Sosial Kota Surabaya atau juga petugas kepolisian," katanya.

Bahkan menurut Khofifah, beberapa daerah yang ada di sekitar Kota Surabaya juga bisa memanfaatkan tempat ini untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik.

"Saat ini di Indonesia terdapat sekitar 4,1 juta anak terlantar, dan dari data di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terdapat sebanyak 18 ribu anak terekploitasi," katanya.

Mensos menambahkan bahwa untuk anak tereksploitasi ini, tidak boleh sembarangan diambil di jalanan, karena hal itu sama saja dengan penculikan.

"Biarkan petugas berwenang yang melakukan, baik itu dari dinas sosial atau juga dari petugas kepolisian," katanya.

Dalam kegiatan kali ini, turut ditampilkan pagelaran musik dan permainan angklung dari anak-anak penghuni panti. Mensos sendiri juga menyempatkan mengunjungi beberapa fasilitas yang ada di dalam panti tersebut, termasuk fasilitas perpustakaan. [Antara]

Load More