News / Nasional
Senin, 04 April 2016 | 11:55 WIB
Wakil Ketua DPR dari Partai PKS, Fahri Hamzah (Antara).

Suara.com - Fahri Hamzah menuding pemecatan dirinya sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) karena keinginan pribadi dari Presiden PKS Sohibul Iman. Bahkan dia menyebut ada gerakan khusus di balik pemecatannya.

Fahri menilai dirinya tidak punya kesalahan berat hingga harus dipecat. Dia merasa ada pimpinan partai yang sengaja menjengalnya. Dia pun sudah melaporkan pihak yang diduga menjegalnya dengan menyebutkan Fahri tengah dievaluasi parti.

"Saya melaporkan dua orang ke partai, Al Muzzamil Yusuf dan Mardani Ali Sera. Tapi tidak ditindaklanjuti, sementara saya tib-tiba dipecat dan prosesnya begitu lancar, begitu hebat jalannya," kata Fahri saat jumpa pers di Gedung DPR Jakarta, Senin (4/4/2016).

Sebelumnya Fahri dipecat dari seluruh jabatan dan keanggotaannya di PKS. Alasan pemecatannya karena Fahri sering menyatakan pendapat di publik yang membuat citra partai menjadi negatif.

Fahri pun tidak terima dengan alasan itu. Sebab dia merasa tidak punya masalah dengan pemilihnya di Nusa Tenggara Timur dan internal PKS lainnya.

"Saya tidak melihat, tidak ada masalah partai di sini, tidak pernah berkelahi dengan kader. Saya tidak pernah ditegur SP1 dan SP2, yang ada ini ada keinginan pribadi dari pimpinan partai," jelasnya.

Load More