Suara.com - Partai Hanura merupakan pendukung Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan maju menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Tetapi dalam hal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta, Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta dan Gubernur Jakarta, Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta berseberangan sikap.
Hanura ikut fraksi-fraksi lainnya menolak melanjutkan pembahasan raperda tersebut.
Sementara Ahok tetap menginginkan DPRD mengesahkan raperda dengan memasukkan poin kontribusi tambahan 15 persen dari NJOP kepada pemerintah dalam raperda. Selain itu, pengembang tiap pulau wajib menyediakan 40 persen lahan untuk ruang terbuka hijau, jalan, dan taman, termasuk lima persen untuk fasilitas umum, seperti rumah.
Sayangnya, di tengah pembahasan, Sanusi ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari pengembang PT. Agung Podomoro Land (Tbk). Saat ditangkap, Sanusi masih menjabat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra.
Ketua Fraksi Partai Hanura Mohamad Sangaji (Ongen) menegaskan meski fraksinya setuju menghentikan pembahasan raperda, Partai Hanura tetap akan mendukung Ahok maju ke pilkada tahun 2017.
"Itu beda. Kalau dukung Ahok jadi gubernur itu full. Kalau dukung Ahok jadi gubernur, Pak Ongen dan Hanura full dukung. Soal raperda beda dong, kalau raperda ini harus dibedakan," ujar Ongen di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).
Meski beda sikap, Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta tidak setuju disebut berseberangan dengan Ahok.
"Jangan dong, entar Ahok marah sama kita. Saya belum bahas sama Pak Ahok jadi belum bisa menjawab. Saya belum konsultasi (kalau Pak Ahok minta lanjutkan)," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba