Suara.com - Polisi Sektor Tambora, Jakarta Barat telah mengamankan tiga Pemuda yang menggeroyok korbannya Sohidin (25) di Jalan Bandengan Selatan, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (18/4/2016) dini hari.
Kepala Polisi Sektor Tambora Komisaris Polisi Muhammad Syafi'i mengatakan saat korban pulang dari tempat kerja tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Tiba tiba korban dipepet oleh ketiga pelaku yang diketahui bernama Nurdin (22), Agus Riyadi (20), dan Fathurohman (20).
"Tiga pelaku menyuruh korban berhenti, ke tepi jalan," kata Syafii kepada Wartawan, Senin (18/4/2016).
Lanjut Syafii korban langsung berhentikan kendaraan motornya d itepi jalan, dimana salah satu pelaku meminta ponsel korban. Tapi korban tidak memberikan nomor ponsel tersebut kepada para pelaku. Akibatnya, para pelaku marah dan menganiaya Sohidin dengan tangan kosong.
" Saat terjadi perdebatan dan aksi penggeroyokan, korban mengalami luka pada bagian bibir atas dan bibir bawah serta gigi bawahnya goyang," ujar Safi'i.
Syafi'i menjelaskan sebelumnya korban dan para pelaku tersebut ternyata adanya pertengkaran di sebuah tempat hiburan malam Royal, Jakarta Utara. Mereka saling ejek, para pelaku yang sudah di bawah kendali alkohol pun tidak senang. Lalu para pelaku mengikuti korban saat pulang.
"Beruntung ada pos pengamanan anti tawuran, jadi pelaku dapat di tangkap oleh petugas kami di lapangan," kata Syafi'i.
Saat ini ketiga pelaku yang terlibat pengeroyokan dalam pengaruh alkohol tersebut diamankan di Polisi Sektor Tambora, Jakarta Barat untuk guna pemeriksaan lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion