Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly mengatakan, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk membangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) baru. Hal ini disampaikan Yasonna, menyusul tidak sebandingnya jumlah narapinda dengan kapasitas Lapas.
Dana yang akan digelontorkan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).
"Ya kalau overload, tahun ini di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) sudah dalam rapat dengan Presiden. Seluruh pembicaraan APBNP sudah ada komitmen dari Menteri Keungan untuk memberikan dana untuk perbaikan lapas dan penambahan kapasitas lapas," kata Yasonna di Grand Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/4/2016).
Meski demikian, Yasonna menerangkan, jika rencana pembangunan lapas baru tersebut masih dikaji lembaga terkait.
"Memang kita harapkan dapat beberapa tahun akan dibangun. Tapi saya dengar dari dirjen, anggaran baru satu dan nanti akan rapat di hari Selasa tentang kebutuhan disampaikan penambahannnya berapa," ujarnya.
Dikatakan Yasonna, angka Rp1,6 triliun juga masih belum bulat. Menurutnya, kucuran dana untuk pembuatan Lapas baru tersebut juga masih terus disesuaikan lagi.
"Yang pasti, itu baru satu. Pembicaraanya di Ratas (Rapat Terbatas) Rp1,6 Triliun. Jadi nanti ada penyesuaian penghitungan kembali," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?
-
Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer
-
Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!
-
Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat
-
Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api
-
Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026
-
KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi