Suara.com - Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti menilai kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun (14) yang dilakukan 14 pemuda sebagai cambuk bagi pemerintah daerah untuk memerangi kemiskinan dan penyakit sosial.
"Ini teguran sekaligus cambuk bagi kita semua untuk memerangi kemiskinan dan keterbelakangan daerah kita," kata Gubernur Ridwan di Bengkulu, Kamis (5/5/2016).
Saat mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise menemui keluarga korban di Kota Curup, Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, Ridwan mengatakan kemiskinan menjadi salah satu pemicu penyakit sosial.
Dia mengibaratkan kasus yang menimpa siswi SMP di Kecamatan Padang Ulak Tanding itu ibarat fenomena gunung es yang harus dipecahkan dengan serius dan komprehensif.
"Program penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas, terutama di 670 desa tertinggal," ujarnya.
Kemiskinan menurut dia dapat melahirkan beragam penyakit sosial.
"Kita sedih atas kepergian Yuyun yang tragis dan kita marah kepada para pelakunya, tapi kasus ini jadi pelajaran keras untuk mengatasi kemiskinan dan penyakit sosial," ujarnya.
Pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa Yuyun telah menarik perhatian masyarakat luas. Seruan untuk menghukum seberat-beratnya para pelaku, bahkan juga dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo.
Peristiwa tragis itu terjadi pada 2 April 2016. Sebanyak 12 dari 14 pelaku pelaku telah ditangkap.
Dari 12 orang tersangka tersebut, tujuh orang berusia di bawah 17 tahun dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Curup.
Dalam sidang tuntutan yang digelar pada 3 Mei 2016 di Pengadilan Negeri Curup, tujuh orang tersangka yang masih berstatus anak di bawah umur dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala
-
Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya
-
Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster
-
Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi