Suara.com - Sekitar 95 penumpang pesawat Hong Kong Airlines yang mengalami turbulensi di atas Kalimantan sudah diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
"Sedikitnya 95 penumpang yang selamat dalam kejadian turbulensi tersebut sudah diberangkatkan menggunakan Garuda Indonesia," kata Sherly Yuanita, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Bali, saat dikonfirmasi, Sabtu (7/5/2016).
Ia mengatakan penumpang yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia sudah diberangkatkan pukul 09.35 waktu setempat.
"Mereka (penumpang) sebagian sudah diberangkatkan ke Hong Hong oleh pihak maskapai, namun sisanya masih diberikan fasilitas menginap di hotel untuk menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya," ucapnya.
Sherly Yuanita lebih lanjut mengatakan akibat peristiwa tersebut, Bandara Ngurah Rai tidak terganggu, sebab yang menanggani kejadian terhadap pesawat itu sudah siaga sebelum pesawat Hong Kong Airlines mendarat.
"Aktivitas bandara tetap berjalan normal. Tidak ada terganggu walau ada kejadian terhadap pesawat Hong Kong Airlines yang mengalami turbulensi di atas Kalimantan," katanya.
Pesawat Hong Kong Airlines mengangkut penumpang 204 dan 12 orang kru maskapai penerbangan tersebut.
Seorang penumpang pesawat Rianto mengaku pihaknya mendengar ada kejadian turbulensi, namun para penumpang tidak merasa terganggu.
"Kelihatannya di Bandara Ngurah Rai berjalan biasa, walau ada dini hari tadi ada kejadian turbulensi yang dialami pesawat Hong Kong Airlines," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Vietjet Tambah 22 Pesawat Dalam 1 Bulan
-
Profil Ari Askhara: Dirut Baru HUMI, Pernah Kena Kasus Penyelundupan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu