Suara.com - Remaja putri berinisial YI (12), warga Tegal Parang, Jakarta Selatan, diduga kuat menjadi korban perkosaan yang dilakukan empat pemuda berinisial MR (23), AS (28), AL (20), dan IP (39) di kuburan Cibirong, Jalan Pancoran Barat II, Jakarta Selatan, Kamis (12/5/2016) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum beraksi, mereka memberikan minuman keras kepada Korban.
"Benar, ada dugaan tindakan kasus kekerasan seksual yang dilaporkan. Peristiwa tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIB, di kuburan," kata Kepala Polisi Sektor Pancoran Komisaris Polisi Aswin kepada wartawan.
Korban pertamakali ditemukan warga di TKP dalam kondisi mabuk akibat minuman keras. Kondisinya setengah telanjang.
Warga langsung menolongnya dan melapor ke kantor polisi, lalu polisi memberitahu ibu korban.
Kepada polisi, korban mengaku mendapatkan pelecehan seksual. Sebelumnya, perempuan putus sekolah itu diajak empat pemuda minum.
Setelah tak sadarkan diri, korban dibawa ke kuburan.
"Korban lalu dilecehkan kemaluannya menggunakan tangan oleh empat pemuda," kata Aswin.
Kasus tersebut masih ditangani Polsek Pancoran. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Ajun Komisaris Polisi Nunu Suparmi menambahkan polsek rencananya akan melimpahkan kasus ke Polres Jakarta Selatan.
"Ini kasus ditangani Polsek Pancoran. Kasusnya itu sedang dilimpahkan ke polres. kami pertama akan periksa dahulu pelaku, korban, dan saksi saksi untuk menggali kronologis agar lebih jelas lagi," katanya.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan seksual di Indonesia. Salah satu kasus terakhir yang menyita perhatian adalah Yuyun (14), pelajar kelas II SMP Negeri 5, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Bengkulu. Yuyun diperkosa oleh 14 pemuda usai pulang sekolah pada pertengahan April, dan setelah itu dibunuh.
Seruan untuk menghukum seberat-beratnya para pelaku, disampaikan berbagai kalangan, termasuk Presiden Joko Widodo. Kasus Yuyun diharapkan menjadi pendorong pemerintah dan untuk segera menyelesaikan undang-undang tentang kekerasan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali