Suara.com - Kepolisian Daerah Bali memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk dan keluar Pulau Dewata. Langkah tersebut dilakukan sehubungan semakin maraknya peredaran narkota melalui jalur udara dan darat.
Diresnarkoba Polda Bali, Kombes Franky Haryanto di Denpasar, Sabtu (21/5/2016) mengatakan, mudahnya para pembawa narkoba lolos ke Bali dengan membawa barang haram sejenis narkoba ini perlu mendapat perhatian secara khusus.
"Untuk langkah selanjutnya kami akan perketat pengawasan di pintu keluar masuk Bali melalui Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Gilimanuk," ujar Franky.
Ia mengatakan, sedikitnya ada delapan titik yang harus mendapat perhatian secara khusus untuk mencegah masuknya peredaran narkoba di wilayah Bali.
"Delapan titik tersebut akan kami benar-benar awasi secara ketat untuk menghindari para pelaku narkoba lolos ke Bali," tegas Franky.
Dirinya menambahkan, Bali sebagai daerah tujuan wisata harus bebas dari narkoba. Untuk itu, pihaknya bertekad bekerja maksimal untuk melawan narkoba.
"Mari kita selamatkan generasi muda dari narkoba, untuk memeranginya kami akan bekerja secara maksimal agar Bali selamat dari ancaman peredaran narkoba," ujar Franky.
Polda Bali sebelumnya meringkus dua pengedar narkoba asal Madura, Jawa Timur sekaligus mengamankan barang bukti 50 gram narkoba jenis sabu-sabu.
Kedua pelaku sebagai pengedar narkoba diamankan saat mengendarai sepeda motor. Dua pengedar sabu-sabu itu ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor. Satu pelaku diamankan saat mengendarai motor, satu lagi di Bandara Ngurah Rai.
Dari penggeledahan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 50 gram yang disembunyikan di sepeda motor yang pelaku bawa. Dari pengakuan IS barang haram ini dibawa dari Madura menunju Bali atas suruhan FR. Sementara FR diamankan polisi setelah turun dari pesawat di Bandara Ngurah Rai, Kabupaten Badung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet
-
Roy Suryo Siapkan Gibran Black Paper, Soroti Riwayat Pendidikan hingga Legalitas Ijazah Wapres
-
KPK soal Kepala Daerah Dipilih DPRD: Tekan Biaya Politik, Cegah Korupsi
-
Tabrak Lari di Tambora Tewaskan Dua Orang, Mobil Pelaku Ringsek Ditabrak Kereta
-
Pesepeda Luka Kepala Ditabrak Mobil Listrik di Jalan Sudirman
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab