Kawasan Danau Sentarum di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, memiliki pesona alam yang indah. [suara.com/Bowo Raharjo]
Kawasan Danau Sentarum di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, memiliki pesona alam yang indah. Kawasan ini kalau dikelola dengan baik bakal menjadi destinasi wisata yang mengesankan.
Danau Sentarum terletak di jantung Borneo atau di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum. Danau yang memiliki luar sekitar 132 ribu hektar tersebut terhubung dengan 20 danau lainnya.
"Danau Sentarum kalau kering bisa dilewatin pakai motor, kalau kering biasanya bulan Juli-Agustus. Tapi tergantung cuacanya bagaimana," ujar Ecotourism Development Officer, WWF Indonesia, Program Kalimantan Barat, Hermas Rintik.
Danau Sentarum terletak di jantung Borneo atau di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum. Danau yang memiliki luar sekitar 132 ribu hektar tersebut terhubung dengan 20 danau lainnya.
"Danau Sentarum kalau kering bisa dilewatin pakai motor, kalau kering biasanya bulan Juli-Agustus. Tapi tergantung cuacanya bagaimana," ujar Ecotourism Development Officer, WWF Indonesia, Program Kalimantan Barat, Hermas Rintik.
TNDS terdiri atas 89 ribu hektar hutan rawa yang tergenang air dan 43 ribu hektar daratan. Kalau semuanya tergenang, kedalamannya bisa mencapai enam meter.
Genting Lanjak
Genting Lanjak merupakan area paling tinggi di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu. Wisatawan biasanya singgah sejenak di kawasan ini untuk melihat Danau Sentarum dari ketinggian.
Kawasan tersebut berada di jarak sekitar satu kilometer sebelum Lanjak. Pengunjung bisa melihat Danau Sentarum dari jalan maupun dari anak tangga.
Di bagian atas anak tangga, ada tugu setinggi lima meter. Ada empat ornamen berbentuk orang tengah berjongkok menempel di tengah tugu.
Hermas mengatakan tempat ini dibangun pemerintah daerah. Tujuannya untuk berekreasi.
Sayangnya, sebagian sudah tidak terawat, terutama bagian toilet. Rumput tumbuh di sana sini, khususnya di tugu.
"Bangunannya banyak yang sudah tidak terurus. Dan dulunya juga ada vila di atas tapi tidak terurus," kata Hermas.
Dari Genting Lanjak menuju Danau Sentarum
Untuk menuju ke Danau Sentarum, hari itu, rombongan wartawan dan WWF naik mobil Toyota Hilux dan Innova berwarna hitam. Sesampai di dermaga kecil bernama P. Melayu, Kampung Baru, Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, rombongan pindah ke speed boad.
Dengan speed boad, bisa dijumpai hutan gambut. Setelah satu jam, speed boad sampai di Kampung Semangit, Dusun Batu Rawa.
Dari Genting Lanjak menuju Danau Sentarum
Untuk menuju ke Danau Sentarum, hari itu, rombongan wartawan dan WWF naik mobil Toyota Hilux dan Innova berwarna hitam. Sesampai di dermaga kecil bernama P. Melayu, Kampung Baru, Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, rombongan pindah ke speed boad.
Dengan speed boad, bisa dijumpai hutan gambut. Setelah satu jam, speed boad sampai di Kampung Semangit, Dusun Batu Rawa.
Destinasi lainnya di daerah ini ialah pusat madu hutan. Pada Sabtu (14/5/2016) lalu, Bupati Kapuas Hulu A. M. Nasir meresmikan Rumah Workshop Madu Hutan yang dikelola Asosiasi Periau Danau Sentarum di Semangit, Desa Nanga Leboyan, Kecamatan Selimbau.
Rumah workshop dibangun sebagai sumber informasi pengolahan dan tahap awal pengolahan madu hutan organik dalam kemasan.
Rumah ini sekaligus menjadi sekretariat Koperasi APDS.
Rumah workshop dibangun sebagai sumber informasi pengolahan dan tahap awal pengolahan madu hutan organik dalam kemasan.
Rumah ini sekaligus menjadi sekretariat Koperasi APDS.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
Terkini
-
The Papandayan Jazz Fest 2026 Umumkan Phase 1 Line-Up dan Program Ticketing Terbaru
-
Jumlah Konsumen Kripto Naik Tapi Transaksi Anjlok Tajam
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut, Pengacara Tegaskan Dakwaan Jaksa Belum Terbukti
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor
-
Apakah Viva Skin Food Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini Klaim dan Ulasannya
-
Kapolda Minta Maaf Anak Buahnya Palsukan Laporan Orang Hilang di Jeju
-
Jejak Kebakaran Hutan di Lereng Merbatu
-
Resmi, DPR Setuju Penjualan Eks Kapal Perang KRI Ki Hajar Dewantara Lewat Lelang
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
5 Sepatu Jalan Warna Putih Terbaik untuk Harian, Nyaman dan Mudah Dibersihkan